Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 5.000 orang tewas dalam bencana krisis kemanusiaan yang melanda Mariupol, Ukraina.
Beberapa kota di Ukraina tetap berada di bawah pengeboman Rusia yang menghancurkan pada malam negosiasi perdamaian tatap muka yang baru, Selasa (29/3) di Turki, ketika Kiev dan sekutunya di Barat berusaha mengakhiri perang.
Di pelabuhan selatan Mariupol, yang terkepung, setidaknya 5.000 orang telah dikuburkan, menurut seorang pejabat senior Ukraina. Dia pun mengatakan sebanyak 10.000 mungkin telah meninggal.
Baca juga: Jatuh Sakit, Abramovich Diduga Diracun Putin
"Penguburan dihentikan 10 hari yang lalu karena penembakan yang terus berlanjut," kata Tetyana Lomakina, penasihat presiden yang sekarang bertanggung jawab atas koridor kemanusiaan, kepada AFP melalui telepon, Senin (28/3).
Serangan Rusia di dekat Kiev, kata para pejabat, memutus aliran listrik ke lebih dari 80.000 rumah.
Sekjen PBB Antonio Guterres, Senin (28/3), mengumumkan bahwa badan dunia itu sedang mengupayakan gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina.
Sepuluh juta warga Ukraina telah meninggalkan rumah mereka sejak invasi sebulan lalu. Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan sebanyak 20.000 orang mungkin telah tewas di seluruh negeri.
Rusia dituduh melakukan penembakan tanpa pandang bulu terhadap wilayah sipil. Itu yang kemudian oleh Kiev dan sekutu Baratnya telah dicap sebagai kejahatan perang.
Kebutuhan kemanusiaan sangat mendesak di Mariupol, dengan Ukraina mengatakan sekitar 160.000 warga sipil tetap dikepung oleh pasukan Rusia. Mereka sangat membutuhkan makanan, air dan obat-obatan.
Dikatakan anggota parlemen lokal Kateryna Sukhomlynova kepada AFP, mayat-mayat yang tidak terkubur berjejer di jalan-jalan dan penduduk yang meringkuk di tempat penampungan bawah tanah terpaksa makan salju agar tetap terhidrasi.
Kementerian Luar Negeri Ukraina menyebut situasi itu sebagai bencana besar. Kementerian mengatakan serangan Rusia dari darat, laut dan udara telah mengubah sebuah kota yang dulunya berpenduduk 450.000 orang itu menjadi debu.
Satu serangan Rusia di teater yang berubah menjadi tempat perlindungan di Mariupol dikhawatirkan telah menewaskan 300 orang.
Prancis, Yunani, dan Turki berharap untuk meluncurkan evakuasi massal warga sipil keluar dari Mariupol dalam beberapa hari, menurut Presiden Prancis Emmanuel Macron. (AFP/OL-1)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Pesan simbolik yang muncul dari kekalahan Ukraina di Mauripol bukan wajah para pejuang garnisun Mariupol yang putus asa dan lelah karena menyerah.
LEBIH dari 900 tentara Ukraina dari resimen Azov yang sempat mempertahankan pabrik baja Azovstal yang dikepung Rusia di Mariupol mengalami nasib tragis.
Rusia mengatakan sebanyak 265 pejuang Ukraina telah menyerah dari benteng terakhir yang dikepung di pabrik baja tersebut.
LEBIH dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina.
LEBIH dari 260 tentara Ukraina dievakuasi dari pabrik baja Azovstal yang terkepung di kota pelabuhan Mariupol. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ganna Malyar pada Senin.
PEMERINTAH Ukraina, mendesak lembaga bantuan Doctors Without Borders (MSF) untuk mengevakuasi tentaranya di kota pelabuhan Mariupol yang hancur, Sabtu waktu setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved