Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 5.000 orang tewas dalam bencana krisis kemanusiaan yang melanda Mariupol, Ukraina.
Beberapa kota di Ukraina tetap berada di bawah pengeboman Rusia yang menghancurkan pada malam negosiasi perdamaian tatap muka yang baru, Selasa (29/3) di Turki, ketika Kiev dan sekutunya di Barat berusaha mengakhiri perang.
Di pelabuhan selatan Mariupol, yang terkepung, setidaknya 5.000 orang telah dikuburkan, menurut seorang pejabat senior Ukraina. Dia pun mengatakan sebanyak 10.000 mungkin telah meninggal.
Baca juga: Jatuh Sakit, Abramovich Diduga Diracun Putin
"Penguburan dihentikan 10 hari yang lalu karena penembakan yang terus berlanjut," kata Tetyana Lomakina, penasihat presiden yang sekarang bertanggung jawab atas koridor kemanusiaan, kepada AFP melalui telepon, Senin (28/3).
Serangan Rusia di dekat Kiev, kata para pejabat, memutus aliran listrik ke lebih dari 80.000 rumah.
Sekjen PBB Antonio Guterres, Senin (28/3), mengumumkan bahwa badan dunia itu sedang mengupayakan gencatan senjata kemanusiaan di Ukraina.
Sepuluh juta warga Ukraina telah meninggalkan rumah mereka sejak invasi sebulan lalu. Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan sebanyak 20.000 orang mungkin telah tewas di seluruh negeri.
Rusia dituduh melakukan penembakan tanpa pandang bulu terhadap wilayah sipil. Itu yang kemudian oleh Kiev dan sekutu Baratnya telah dicap sebagai kejahatan perang.
Kebutuhan kemanusiaan sangat mendesak di Mariupol, dengan Ukraina mengatakan sekitar 160.000 warga sipil tetap dikepung oleh pasukan Rusia. Mereka sangat membutuhkan makanan, air dan obat-obatan.
Dikatakan anggota parlemen lokal Kateryna Sukhomlynova kepada AFP, mayat-mayat yang tidak terkubur berjejer di jalan-jalan dan penduduk yang meringkuk di tempat penampungan bawah tanah terpaksa makan salju agar tetap terhidrasi.
Kementerian Luar Negeri Ukraina menyebut situasi itu sebagai bencana besar. Kementerian mengatakan serangan Rusia dari darat, laut dan udara telah mengubah sebuah kota yang dulunya berpenduduk 450.000 orang itu menjadi debu.
Satu serangan Rusia di teater yang berubah menjadi tempat perlindungan di Mariupol dikhawatirkan telah menewaskan 300 orang.
Prancis, Yunani, dan Turki berharap untuk meluncurkan evakuasi massal warga sipil keluar dari Mariupol dalam beberapa hari, menurut Presiden Prancis Emmanuel Macron. (AFP/OL-1)
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
RUSIA mengancam akan mewujudkan kiamat jika Donald Trump menepati janjinya merebut Greenland.
Pesan simbolik yang muncul dari kekalahan Ukraina di Mauripol bukan wajah para pejuang garnisun Mariupol yang putus asa dan lelah karena menyerah.
LEBIH dari 900 tentara Ukraina dari resimen Azov yang sempat mempertahankan pabrik baja Azovstal yang dikepung Rusia di Mariupol mengalami nasib tragis.
Rusia mengatakan sebanyak 265 pejuang Ukraina telah menyerah dari benteng terakhir yang dikepung di pabrik baja tersebut.
LEBIH dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina.
LEBIH dari 260 tentara Ukraina dievakuasi dari pabrik baja Azovstal yang terkepung di kota pelabuhan Mariupol. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ganna Malyar pada Senin.
PEMERINTAH Ukraina, mendesak lembaga bantuan Doctors Without Borders (MSF) untuk mengevakuasi tentaranya di kota pelabuhan Mariupol yang hancur, Sabtu waktu setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved