Rabu 23 Maret 2022, 18:10 WIB

Puan Dorong Peningkatan Kerja Sama Indonesia dan Bahrain

Widhoroso | Internasional
Puan Dorong Peningkatan Kerja Sama Indonesia dan Bahrain

ANTARA
Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan),

 

KETUA DPR RI Puan Maharani mendorong peningkatan hubungan Indonesia dengan Bahrain di masa mendatang. Beberapa kerja sama yang bisa ditingkatkan secara sifnifikan antara lain di bidang ekonomi, perdagangan, kerja sama teknik, dan kebudayaan.

Hal itu diungkapkan Puan saat melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Bahrain, Fawzia Bint Abdullah Zainal di sela perhelatan IPU ke–144 di Nusa Dua, Bali, Selasa (22/3). Pertemuan Puan dan Fawzia Bint Abdullah Zainal merupakan pertemuan bilateral yang dinilai penting untuk kedua negara.

Dalam pertemuan itu, Puan berbicara mengenai hubungan bilateral antara Indonesia dan Bahrain yang sudah terjalin sejak 1976. "Saya mengapresiasi pembukaan Kedutaan Bahrain di Jakarta tahun 2018. Ini salah satunya karena dorongan Delegasi DPR yang berkunjung ke Parlemen Bahrain. Tentunya hal tersebut menunjukkan manfaat diplomasi parlemen," ungkap Puan.

Puang mengatakan nilai perdagangan antara Indonesia dan Bahrain adalah yang paling kecil dibandingkan dengan negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC) lainnya. "Karena itu, saya mendorong agar terus ditingkatkan," tuturnya.

Puan yakin masih cukup banyak potensi yang terbuka bagi Indonesia dan Bahrain untuk meningkatkan nilai perdagangan. Kedua negara dikatakannya sudah membuka diri dan pernah membuat MOU untuk mendukung peningkatan perdagangan.

Indonesia disebut melihat Bahrain sebagai pintu gerbang untuk memasuki negara– negara Gulf Cooperation Council (GCC). Karena itu Bahrain menjadi mitra penting dan strategis bagi Indonesia, ujar Puan.

"Indonesia membuka peluang dan kesempatan bagi para investor Bahrain untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Dengan banyaknya sumber daya di Indonesia, pengusaha Bahrain ditarik untuk berinvestasi di Indonesia agar ada peningkatan volume perdagangan yang dianggap masih relatif kecil," jelas Puan.

Volume perdagangan antara Indonesia dengan Bahrain memang masih relatif kecil, sekitar US$225 juta pada 2019, Angka itu turun menjadi US$170 juta pada 2020, dengan posisi defisit pada Indonesia.

Sementara itu, anggota Badan Kerja Sama AntarParlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri yang mendampingi Puan dalam pertemuan mengatakan, Ketua Parlemen Bahrain memberi apresiasi atas persahabatan kedua negara dan juga kerja sama yang akan ditingkatkan antarkedua belah pihak. (RO/OL-15)

 

Baca Juga

AFP/Louai Beshara.

Iran Bersumpah Dukung Suriah Melawan Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 22:47 WIB
Diplomat top Iran mengatakan Suriah telah berada di garis depan dalam perang melawan Israel. Ia bersumpah dukungan tak tergoyahkan...
AFP/Al Jazeera.

AS Sebut Jurnalis Al Jazeera Mungkin Ditembak Israel tetapi tidak Sengaja

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 22:05 WIB
Kematian Abu Akleh memicu kehebohan. Otoritas Palestina menuduh hal itu sebagai kejahatan perang. Ini mendorong penolakan keras oleh...
AFP/Evgenia Novoshenina.

Menlu Libanon Kritik Misi Drone Hizbullah ke Blok Gas Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 21:25 WIB
Namun Perdana Menteri Israel Yair Lapid mengatakan langkah itu merusak peluang untuk kesepakatan perbatasan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya