Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelenskyy meminta Rusia kembali ke meja negosiasi. Pihaknya memiliki tawaran menarik untuk Moskow dan dapat mengakhiri mimpi buruk rakyatnya.
"Saya ingin semua orang mendengar saya sekarang, terutama di Moskow. Waktunya telah tiba untuk pertemuan, saatnya untuk berbicara," katanya dalam sebuah video yang dirilis pada Sabtu, (19/3).
Baca juga: Presiden Suriah Assad Kunjungi UEA, Perjalanan Pertama sejak Perang
Zelenskyy meminta Moskow lebih komprehensif membahas solusi untuk mengatasi kekerasan di negaranya. Sebab bukan hanya rakyatnya, terapi juga semua pengikut Presiden Vladimir Putin akan menanggung beban berat jika perdamaian tak tercapai.
"Waktunya telah tiba untuk memulihkan integritas teritorial dan keadilan bagi Ukraina. Jika tidak, kerugian Rusia akan sedemikian besar sehingga Anda perlu beberapa generasi untuk pulih," tuturnya.
Ia menjelaskan Ukraina selalu menawarkan solusi kepada Rusia guna menggapai perdamaian. Maka Kyiv meminta Moskow mengikuti negosiasi yang jujur, adil dan mengusung semangat perdamaian dunia.
Zelenskyy menginginkan pasukan Rusia berhenti menghalau distribusi bantuan kemanusiaan ke kota-kota yang hancur. "Ini adalah kejahatan perang dan mereka akan menanggapinya, 100%," tutupnya. (France24/OL-6)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved