Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA dari empat warga Yaman menggantungkan hidup dari uluran tangan negara donor. Data itu diungkap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjelang konferensi janji tingkat tinggi yang bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi negara yang dilanda perang itu.
PBB menyatakan butuh 4,3 miliar dolar Amerika untuk mengatasi krisis pangan di Yaman. Itu dapat memenuhi kebutuhan pokok bagi 19 juta rakyat Yaman yang kelaparan.
“Sampai sekarang, ketersediaan pendanaan sedang menipis sehingga lembaga-lembaga independen di Yaman terpaksa mogok,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths.
Ia mengajak kepada dunia untuk kembali mengulurkan bantuan guna menekan angka kelaparan di Yaman.
“Kita perlu mengirim pesan ke Yaman bahwa kita tidak melupakan mereka,” imbuhnya.
Baca juga: Kematian Warga Sipil Yaman Berlipat Ganda setelah Pemantau PBB Dihapus
Kelaparan rakyat Yaman merupakan dampak dari konflik horizontal yang berkepanjangan. Kondisi mengenaskan ini sudah berlangsung selama tujuh tahun.
Pertempuran terus terjadi antara pemberontak Houthi melawan pemerintah Yaman. Koalisi yang dipimpin Saudi mendukung pemerintah Yaman, dan telah memimpin perlawanan terhadap Houthi sejak Maret 2015.
Pada awal tahun, Lembaga Pangan Dunia (WFP) PBB terpaksa mengurangi jatah makanan untuk delapan juta orang karena kekurangan dana. Akibat kekurangan donatur, menambah banyak yang kelaparan di Yaman.
Griffiths, mantan utusan khusus PBB untuk Yaman, mengatakan situasi kemanusiaan yang mengerikan di Yaman mungkin menjadi lebih buruk. Pasalnya impor gandum dari Ukraina, yang memasok sekitar 40% biji-bijian Yaman berpotensi terhenti.
“Ukraina adalah lumbung pangan bagi banyak negara dan perlu tetap demikian,” kata Griffiths.
Sementara itu Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Organisasi Pendanaan untuk Anak-anak (UNICEF) PBB memperingatkan sekitar 19 juta orang diproyeksikan membutuhkan bantuan pangan dari sebelumnya 17,4 juta orang. Dari jumlah tersebut, 7,3 juta orang berstatus darurat kelaparan.
Angka itu di luar malnutrisi akut yang dialami anak-anak di bawah usia lima tahun. Sebanyak 2,2 juta anak mengalami malnutrisi akut, termasuk lebih dari setengah juta anak menghadapi malnutrisi akut parah.
Selain itu, sekitar 1,3 juta ibu hamil dan menyusui mengalami kekurangan gizi akut. Angka itu ditambah ibu hamil dan menyusui kelaparan diproyeksikan meningkat lima kali lipat dari 31.000 menjadi 161.000 orang di tahun ini.
“Perdamaian di Yaman diperlukan untuk menurunkan semua angka tersebut,” kata Koordinator Kemanusiaan dan Kediaman PBB untuk Yaman David Gressly. (Alzajeera/OL-5)
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat penegasan batas desa
Perang yang menghancurkan di Gaza kini memasuki tahun ketiganya, menjadikannya konflik terpanjang yang pernah dijalani Israel sejak perang 1948, ketika negara itu berdiri.
Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan dukungan penuh kepada Mesir sekaligus mengecam pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyerukan pengusiran warga Palestina.
Paus Leo XIV menyerukan agar Israel menghentikan “hukuman kolektif” terhadap penduduk di Gaza.
Situasi semakin memburuk seiring meningkatnya serangan militer dengan tujuan Israel merebut Gaza.
Dalam sehari, tujuh orang, termasuk dua anak, kembali tercatat meninggal dunia di rumah sakit Gaza, meningkatkan total korban meninggal akibat kelaparan dan malnutrisi
Kementerian Kesehatan Jalur Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat malnutrisi di tengah krisis pasokan pangan di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 227 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved