Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Emirat Arab (UEA) menegaskan dukungan penuh kepada Mesir sekaligus mengecam pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyerukan pengusiran warga Palestina dari Gaza.
Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri UEA menyampaikan apresiasi atas upaya Mesir dalam mendukung rakyat Palestina, melawan penggusuran, mendorong gencatan senjata segera, serta meringankan penderitaan warga sipil.
UEA menilai seruan Netanyahu sebagai kelanjutan berbahaya dari kebijakan pendudukan. Pemerintah Abu Dhabi kembali menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk pemindahan paksa rakyat Palestina.
“Seruan tak berdasar tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan resolusi PBB, sekaligus pelanggaran nyata terhadap hak asasi rakyat Palestina untuk tetap tinggal di tanah mereka dan mendirikan negara merdeka serta berdaulat,” tegas Kemenlu UEA seperti dikutip Anadolu, Minggu (7/9).
UEA menambahkan, menjaga hak-hak sah rakyat Palestina bukan sekadar pilihan politik, tetapi kewajiban moral, kemanusiaan, dan hukum. Negara Teluk itu juga menekankan stabilitas kawasan hanya dapat tercapai melalui solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina merdeka sesuai resolusi PBB dan legitimasi internasional.
Sebelumnya, Netanyahu dalam wawancara dengan saluran Telegram Israel Abu Ali Express menyebut adanya “rencana berbeda” untuk membangun kembali Gaza. Ia menuding separuh penduduk ingin meninggalkan wilayah itu, meski menyangkal menyebutnya sebagai pengusiran massal.
“Saya bisa membuka Rafah untuk mereka, tetapi akan segera ditutup oleh Mesir,” kata Netanyahu.
Mesir dengan tegas membantah klaim tersebut dan menilainya sebagai upaya memperpanjang eskalasi serta memperparah ketidakstabilan, sekaligus menghindari akuntabilitas Israel atas pelanggaran di Gaza.
Perang Israel di Gaza kini memasuki hari ke-700. Setidaknya 64.300 warga Palestina telah tewas akibat serangan militer yang juga memicu bencana kelaparan.
Pada November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang serta kejahatan terhadap kemanusiaan. Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait agresinya di Gaza.
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA) berupa 30 ton beras untuk korban bencana di Medan dialihkan ke Muhammadiyah Medical Center
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bantuan 30 ton beras untuk korban bencana di Medan bukan berasal dari pemerintah UEA, melainkan dari organisasi Bulan Sabit Uni Emirat Arab
Beras direncanakan diserahkan kepada Wali Kota Medan, namun terdapat kendala administratif.
Prabowo bersama Sheikh Theyab dijelaskan seputar fasilitas rumah sakit.
Prabowo akan terbang langsung ke Ankara, Turki, untuk melaksanakan kunjungan kenegaraan sebagai balasan kunjungan presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia beberapa waktu silam.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan pasukan Israel menerima peti berisi jenazah yang menurut Hamas merupakan jenazah ke-16 dari 28 jenazah sandera sebagai syarat gencatan senjata
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Israel memiliki kebebasan penuh untuk mengambil tindakan militer terhadap negara mana pun, termasuk Libanon,
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant dilaporkan berada di dalam sebuah bungker rahasia saat Iran menghajar negeri Zionis.
Militer Israel akan menguasai Koridor Morag di Gaza yang mencerminkan kendalinya atas Koridor Philadelphia.
Hamas menyatakan siap menyerahkan kendali Jalur Gaza kepada Otoritas Nasional Palestina dan komisi pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved