Minggu 13 Maret 2022, 19:28 WIB

Dubes RI di Ukraina Sudah 148 WNI Diselamatkan

mediaindonrsia.com | Internasional
Dubes RI di Ukraina Sudah 148 WNI Diselamatkan

AFP
Situasi penyelamatan warga saat operasi khusus Rusia ke Ukraina

 

SIRINE tanda bahaya memekakan telinga masyarakat Kiev, Ukraina pada 24 Februari 2022. Bunyi itu menjadi penanda serangan pertama Rusia kepada tetangganya tersebut.

Dalam situasi tersebut kepanikan adalah hal yang lumrah. Akan tetapi, bagi Duta Besar Republik Indonesia untuk Ukraina, Ghafur Dharmaputra, tak ada waktu untuk panik.

Dalam tempo singkat, Ghafur harus mendata siapa saja masyarakat Indonesia yang ada di Ukraina. Beberapa hari sebelum serangan pertama, tindakan preventif sudah dilakukan Ghafur.

“Sebelum serangan terjadi kami sudah melakukan kontak dengan seluruh WNI. Itu sesuai dengan aturan kontigensi Kementerian Luar Negeri,” ujar Ghafur dalam keterangan resminya, yang diterima, Minggu (13/3) 

Dari data yang dihimpun, ada 148 WNI yang tersebar di beberapa wilayah Ukraina. Dengan komunikasi yang baik, Ghafur akhirnya bisa mengumpulkan sebagain dari mereka di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kiev.

Dengan mengumpulkan WNI dalam satu tempat bukan berarti masalah bisa teratasi. Pandemi Covid-19 juga menjadi ancaman selain serangan senjata.

“Maka dari itu, kami bagi tempat berlindung menjadi dua tempat. Satu di Kedubes, satu lagi di wisma atau rumah tinggal dubes,” ujar Ghafur.

“Para wanita dan Ibu untuk tinggal di wisma. Setidaknya itu bisa mengurangi risiko,” imbuhnya.

Perjuangan Ghafur tak berhenti hanya mendata dan mengumpulkan para WNI yang ada di Ukraina saja. Ia bertanggung jawab mencari jalan keluar dengan aman.

Rencana kemudian disusun. Ada tiga tempat evakuasi yakni melalui Lviv, Odesa, dan Moldova. Dari 28 Feberuari, rombongan Ghafur dan para WNI terus bergerak hingga 1.700 KM jauhnya.

Dari 138 WNI yang berada di Ukraina, 80 di antaranya telah kembali ke Indonesia dengan selamat, Kamis (3/3). Peran Ghafur sangat vital dalam evakuasi ini.

Ghafur memimpin proses evakuasi seluruh WNI mulai dari Kiev hingga ke Bucharest. Meski telah berhasil memulangkan beberapa WNI, tugas Ghafur belum usai.

“Kami akan bergerak 1.700 KM, masuk Hungaria, Slovenia, dan Polandia. Kami akan masuk Ukraina lagi menuju Lviv,” ujar Ghafur.

Sebagai perwakilan tertinggi negara di Ukraina, Ghafur punya tanggung jawab memastikan tak ada lagi WNI yang masih menetap di Ukraina. Ia sudah kembali ke Kiev dan memastikan keamanan bagi WNI yang masih menetap.

“Tetap bertugas, saat ini WNI yang masih ada di Ukraina sudah tidak banyak,” ujar Ghafur. (OL-13) 

Baca Juga

Dok. Biro Setpres

Misi Perdamaian Jokowi ke Rusia dan Ukraina Membuahkan Hasil

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:14 WIB
Setelah melalui diskusi yang cukup panjang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Jokowi mendapat kepastian bahwa pasokan produk pangan dan...
AFP/Adam Berry.

Wapres Parlemen Eropa: Sebut Israel Apartheid itu Antisemitisme

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:54 WIB
Selama 18 bulan terakhir, Human Rights Watch dan Amnesty International menerbitkan laporan yang menuduh Israel melakukan...
AFP

Paus Sebut Rusia Lakukan Agresi dan Imperialisme di Ukraina

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:35 WIB
Semua pihak perlu 'mengakui bahwa penaklukan bersenjata, ekspansionisme, dan imperialisme tidak ada hubungannya dengan kerajaan yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya