Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda resmi merilis sebuah kendaraan yang mendatangkan kegembiraan dan juga kenyamanan bagi setiap pasien anak yang sedang dirawat di Rumah Sakit, yakni Shogo sebuah kendaraan listrik yang ramah untuk pasien anak.
"Menciptakan Shogo untuk mendukung pasien selama masa stres di rumah sakit telah menjadi kerja cinta bagi tim Honda yang penuh semangat dan kami sangat bangga memperkenalkan Shogo selama musim liburan ini di CHOC," ungkap Manager of National Automobile Advertising, American Honda Motor Co., Inc, Hundy Liu dalam keterangan resminya, Senin (27/12).
Dalam hal ini Shogo memiliki arti "melonjak ke masa depan". Kendaraan listrik ini difokuskan memang untuk pasien anak-anak yang berusia 4 sampai dengan 9 tahun dan kini digunakan di Rumah Sakit CHOC.
Sebagaimana peruntukannya, mobil listrik ini sangat mudah untuk dikendarai oleh pasien anak dengan hanya mengelola mekanisme go/stop di roda kemudi, dan kecepatan yang dapat disesuaikan antara 1-5 km/jam, dan dikendalikan oleh seorang pendamping seperti perawat atau pengasuh.
Dikembangkan sendiri oleh para insinyur Honda, Shogo adalah kendaraan listrik yang dirancang khusus untuk menavigasi lorong rumah sakit untuk mengantar pasien anak-anak.
Senior Exterior Designer of Vehicles, American Honda Motor Co., Inc, Randall Smock mengatakan bahwa Saya benar-benar mengapresiasi tim Honda yang memiliki tujuan meringankan kesulitan tinggal di rumah sakit dengan memberikan anak-anak kenangan positif yang abadi tentang pengalaman itu.
"Setiap elemen Shogo dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan anak kecil yang berbeda, membuatnya semudah mungkin untuk masuk dan keluar, mudah dikendarai, dan untuk keseluruhan pengalaman membuat mereka lebih bahagia," kata dia.
Dengan mempertimbangkan keselamatan pasien, Shogo dibangun tanpa pintu agar aman dan mudah diakses oleh anak-anak. Shogo juga menyertakan dudukan tiang IV dan bar untuk menawarkan opsi kepada pengasuh untuk mendorong kendaraan secara manual saat dibutuhkan.
Terdapat pula fitur untuk membuat pengalaman anak lebih nyaman termasuk wadah mainan di depan kendaraan untuk barang-barang yang ingin dibawa anak, tempat gelas, klakson tengah dengan pilihan suara yang berbeda, dan slot plat nomor yang dapat disesuaikan untuk menampilkan nama masing-masing pengendara. (Ant/OL-12)
Apakah Anda memiliki anggota keluarga yang mengidap demensia? Jika ya, Anda tidak sendirian. Saat ini, jutaan orang di seluruh dunia menghadapi tantangan merawat orang terkasih
Pengunjung juga dapat merasakan multi-sensory skin experience and personalize skin solution melalui ‘Skin Genome’, hingga perbaikan signifikan dengan perawatan dermatologis.
Celltech bertekad menjadikan Indonesia menjadi pusat Stem Cell dan anti aging Dunia.
Penerapan KRIS berpotensi akan terkendala dan menimbulkan akses layanan yang tidak berkeadilan.
Indonesia kehilangan devisa hingga Rp170 triliun per tahun karena banyaknya masyarakat yang berobat ke luar negeri. Industri kesehatan dalam negeri semakin dituntut untuk berinovasi.
Perawathomecare hadir di Indonesia dengan menyediakan berbagai layanan keperawatan dan siap melakukan kunjungan ke rumah para pasien yang membutuhkan,
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Gemas sama anak orang boleh, tapi jangan main cium, pegang, apalagi asal suapin. Kita gak tau kuman apa yang nempel di tangan kita.
Penguatan pelayanan kesehatan primer, terutama Puskesmas dan Posyandu, harus menjadi prioritas dalam strategi nasional penanganan kesehatan mental anak.
Pemerintah mengajak para orangtua untuk kembali menghadirkan waktu berkualitas di rumah melalui gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved