Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PENULIS buku Islam China Dulu dan Kini, Novi Basuki mengatakan sejak dulu, wilayah Xinjiang yang di dalamnya ada etnis Uighur selalu dijadikan komuditas politik oleh aktor-aktor negara lain yang berseberangan secara politik luar negeri dengan Tiongkok untuk menggencet Tiongkok.
"Wilayah ini tiga kali luas wilayah Malaysia yang di dalamnya terkandung banyak sumber daya alam, bayangkan jika lepas dari China,?" ujar Novi dalam sebuah podcast membahas tentang pengadilan HAM Uighur terhadap pemerintah Tiongkok, yang dikutip Sabtu (12/12/2021).
Dijelaskannya, pengadilan Uighur yang digelar di Inggris, bagi Novi juga bagian dari komoditas politik tersebut. “Jika persoalan genosida yang dipersoalkan dalam pengadilan tersebut tetapi jumlah etnis Uighur di sana secara populasi, dari data statistik menunjukan tingkat jumlah kelahiran etnis Uighur lebih tinggi dari etnis Han dan genosidanya di mana,” tutur Novi.
Kamp edukasi yang dilakukan oleh pemerintah Tiongkok atau kamp konsentrasi dalam bahasa media barat, adalah alat yang dijadikan pintu masuk untuk mengadili pemerintah Tiongkok oleh pengadilan yang dipimpin oleh aktivis HAM Geoffrey Nice. Novi melihat agenda pengadilan tersebut kemudian tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh badan intelijen Amerika CIA.
Baca Juga: Tiongkok Abaikan Permintaan Dialog Trudeau
"Ini bukan data tertutup, bisa dilihat di media secara terbuka bagaimana sepak terjang pendiri dari pembuat agenda pengadilan ini,” terangnya.
Pemerintah Tiongkok, kata dia, sudah melakukan beberapa upaya untuk kebijakan di Xianjiang, khususnya etnis Uighur. Kebijakan pertama dilakukan secara keras. “Jadi gigi dilawan gigi,” istilah Novi.
Akan tetapi, lanjut Novi, kebijakan keras ini diubah dengan kebijakan yang sangat lunak dalam arti akomodatif. Perubahan ini dilakukan setelah mengevaluasi kebijakan keras tetapi tidak memiliki perubahan yang signifikan. "Dan ternyata kebijakan yang akomodatif juga tidak merubah sebab mereka masih melakukan aksi kekerasan yang disebut sebagai aksi teroris,” ungkapnya.
Menurut dia, kebijakan yang sekarang diterapkan ialah kombinasi dari dua kebijakan sebelumnya yakni memadukan kebijakan keras dan akomodatif yang dikemas dalam bentuk kamp edukasi. “Ini tujuannya sangat bagus yaitu membantu etnis Uighur untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang ekonomi karena banyak diantara mereka tidak memiliki skil dan tidak bisa bahasa mandarin,” pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Protes Pemukiman Ilegal, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Tujuh anggota timnas putri Iran memutuskan menetap di Australia karena alasan keamanan, sementara pemain lainnya pulang di bawah bayang-bayang ancaman.
Lima pemain sepak bola putri Iran dilaporkan bersembunyi di rumah aman di Australia. Mereka khawatir akan keselamatan jiwanya setelah aksi protes di Piala Asia.
WAKIL Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan terhadap hukuman mati dengan menempatkan isu tersebut dalam kerangka hak hidup.
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved