Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengadilan di Myanmar telah menolak permohonan jaminan seorang jurnalis Amerika yang dipenjara selama lima bulan terakhir, Danny Fenster dan menambahkan dakwaan baru terhadapnya.
Fenster didakwa telah menghasut karena diduga menyebarkan informasi palsu, sebuah pelanggaran yang dapat dihukum hingga tiga tahun penjara.
Dia juga didakwa melanggar Undang-Undang Asosiasi yang Melanggar Hukum karena diduga memiliki hubungan dengan kelompok oposisi ilegal, yang diancam hukuman penjara dua hingga tiga tahun.
Pengacaranya, Than Zaw Aung, mengatakan tuduhan baru melanggar undang-undang imigrasi telah ditambahkan pada Rabu (3/11), di bawah ketentuan umum yang menyerukan hukuman penjara enam bulan hingga lima tahun karena melanggar persyaratan visa.
Fenster, redaktur pelaksana majalah berita online Frontier Myanmar, ditahan di Bandara Internasional Yangon pada 24 Mei saat hendak naik pesawat untuk pergi ke daerah Detroit di Amerika Serikat untuk menemui keluarganya. Masih belum jelas mengapa dia ditangkap, meskipun tuduhan itu melibatkan pekerjaannya di perusahaan sebelumnya yang merupakan layanan berita online lain, yang dia tinggalkan pada pertengahan tahun lalu.
Pengacaranya mengatakan permohonan pembebasannya dengan jaminan atas tuduhan penghasutan ditolak oleh hakim pada Rabu, yang mengatakan hal itu tidak diperbolehkan menurut hukum.
Than Zaw Aung juga mengatakan dia memeriksa tujuh saksi penuntut pada hari Rabu untuk hasutan dan tuduhan asosiasi yang melanggar hukum, termasuk polisi dan personel keamanan bandara. Dia tidak memberikan rincian kesaksian mereka.
Sidang di pengadilan di Penjara Insein Yangon, tempat Fenster dipenjara, tertutup untuk media dan publik. Pembela belum mengajukan kasusnya.
“Hakim memutuskan pada Rabu bahwa pengadilan akan mengadakan sesi setiap hari kerja mulai Jumat ini untuk mempercepat persidangan,” kata Than Zaw Aung. (Aljazeera/OL-12)
atuhnya jet tempur F-15 dan A-10 milik AS di Iran menjadi pukulan telak bagi prestise Washington. Simak analisis mengenai kekacauan internal Gedung Putih dan nasib pilot yang hilang.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
Departemen Luar Negeri AS menangkap keponakan dan cucu keponakan mendiang Jenderal Iran Qasem Soleimani atas dugaan penipuan suaka.
AMERIKA Serikat (AS) dan Israel terus melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk fasilitas nuklir Iran Bushehr yang menewaskan satu orang.
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Min Aung Hlaing mengonsolidasikan kekuasaan yang direbutnya dalam kudeta militer 2021 untuk menggulingkan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi.
PEMERINTAH Tiongkok mengeksekusi 11 terpidana, termasuk anggota keluarga Ming, yang terlibat jaringan penipuan telekomunikasi lintas negara serta pembunuhan berencana di Myanmar.
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
PARTAI yang berafiliasi dengan militer dan selama ini mendominasi politik Myanmar mengeklaim kemenangan besar dalam tahap pertama pemilihan umum yang digelar junta militer.
DIREKTORAT Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali memulangkan 54 WNI dari perbatasan Myanmar-Thailand.
KBRI di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved