Selasa 26 Oktober 2021, 15:00 WIB

Presiden: Ekonomi ASEAN Harus Tumbuh Bersama

Andhika Prasetyo | Internasional
Presiden: Ekonomi ASEAN Harus Tumbuh Bersama

ANTARA FOTO/Biro Pers dan Media Kepresidenan/Lukas/Handout
Presiden Joko Widodo

 

Seluruh anggota ASEAN harus memiliki kesamaan visi dan semangat kolaborasi demi membangkitkan perekonomian di kawasan secara cepat.

Demikian pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam perhelatan KTT ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual, Selasa (26/10).

Kepala negara mengungkapkan ada dua strategi yang bisa diterapkan untuk merealisasi target percepatan pemulihan ekonomi.

Yang pertama adalah mereaktivasi perjalanan terutama untuk kegiatan bisnis dan pariwisata secara aman.

Menurut catatan UNWTO, tingkat pembatasan di Asia Tenggara adalah yang tertinggi di dunia yakni mencapai 82%.

"Dengan situasi covid-19 yang semakin terkendali, pembatasan tersebut bisa dikurangi. Mobilitas bisa dilonggarkan tetapi harus terjamin aman dari risiko pandemi," ujar presiden selepas pertemuan.

Baca juga: Sekjen PBB Tunjuk Sosiolog Singapura Jadi Utusan Baru untuk Myanmar

Dalam pelaksanaannya, negara-negara anggota bisa menerapkan ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework yang sudah digagas Indonesia sejak tahun lalu.

"Penerapan koridor perjalanan berdasar ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework (ATCAF) perlu segera diimplementasikan dengan tertib. Kami sudah menjelaskan konsep ini kepada seluruh negara anggota dan secara garis besar sudah diterima," tuturnya.

Selain menerapkan ATCAF, ASEAN juga harus menginplementasikan pengakuan sertifikat vaksinasi secara seragam. Di Indonesia, pemerintah mengandalkan aplikasi PeduliLindungi yang bisa menunjukkan bahwa individu sudah divaksinasi dan dalam kondisi sehat.

Adapun, strategi kedua, kawasan harus mempercepat pelaksanaan ekonomi digital.

Sektor tersebut merupakan solusi yang paling efektif dalam menyiasati keterbatasan pergerakan dan tatap muka.

Retno mengatakan, sebagai wilayah dengan pertumbuhan internet tercepat di dunia, potensi ekonomi digital ASEAN sangat besar.

Pada 2020 atau saat pandemi saja, ekonomi digital di kawasan tumbuh mencapai US$100 miliar.

"Indonesia mendukung ASEAN menjadi sebuah digitally connected community. pemerintah Indonesia juga telah menyusun peta Jalan Indonesia Digital tahun 2021-2024 sebagai panduan strategis perjalanan transformasi digital indonesia. Nilai Ekonomi digital Indonesia juga sangat menjanjikan diperkirakan mencapai US$124 miliar pada 2025, setara dengan 40% total nilai ekonomi digital Asia Tenggara," jelas Jokowi.(OL-4)

Baca Juga

AFP/Ronen Zvulun.

Israel Prihatin Amerika Serikat akan Cabut Sanksi terhadap Iran

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 20:48 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan negaranya memasuki kembali negosiasi untuk mencari pencabutan sanksi ekonomi AS...
Ilustrasi

Waspada Varian Omicron, Maladewa Larang Pelancong dari 7 Negara Afrika

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 28 November 2021, 17:27 WIB
Wisatawan yang tiba dari negara-negara tersebut selama dua hari terakhir harus menjalani karantina selama 14...
Ilustrasi

Australia Deteksi Infeksi Omicron untuk Pertama Kalinya

👤 Nur Aivanni  🕔Minggu 28 November 2021, 14:19 WIB
NSW Health mengatakan bahwa kedua penumpang itu berasal dari Afrika selatan dan tiba di Australia dengan penerbangan Qatar Airways melalui...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya