Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL menetapkan enam kelompok masyarakat sipil Palestina terkemuka sebagai organisasi teroris yang dilarang pada Jumat (22/10). Negara Yahudi itu mengatakan langkahnya itu karena mencurigai pendanaan kelompok Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP).
Awal tahun ini Israel memberi tahu para donor Eropa tentang dugaan pelanggaran keuangan itu. Kementerian Pertahanan Israel menuduh enam kelompok tersebut bekerja secara diam-diam dengan PFLP, kelompok militan kiri yang memelopori pembajakan pesawat pada 1970-an untuk menyoroti masalah Palestina dan dimasukkan dalam daftar hitam oleh beberapa pemerintah Barat.
Menurut kementerian, enam kelompok merupakan jaringan organisasi yang aktif menyamar di depan internasional atas nama PFLP untuk mendukung aktivitas dan mencapai tujuannya. Kementerian menyebut kelompok-kelompok itu ialah Komite Persatuan Perempuan Palestina (UPWC), Addameer, Pusat Penelitian dan Pengembangan Bisan, Al-Haq, Pertahanan untuk Anak Internasional-Palestina (DCI-P), dan Komite Persatuan Kerja Pertanian (UAWC).
Baca juga: Ini Syarat Saudi kepada AS untuk Normalisasi Hubungan dengan Israel
Kelompok tersebut berfungsi sebagai organisasi masyarakat sipil, "Tetapi mereka sebenarnya dikendalikan oleh para pemimpin senior PFLP dan mempekerjakan banyak anggotanya, termasuk aktivis yang berpartisipasi dalam aktivitas teror," tuding kementerian tersebut dalam pernyataannya. "Kelompok-kelompok tersebut menggunakan dana kemanusiaan yang mereka peroleh dari pemerintah Eropa dan sumber-sumber lain, beberapa di antaranya dengan curang, Sebagai sumber utama untuk pembiayaan kegiatan PFLP."
Menteri Pertahanan Benny Gantz meminta pemerintah dan organisasi di seluruh dunia untuk menahan diri dari kontak dengan organisasi dan kelompok yang menyulut api teror itu. (AFP/OL-14)
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
Presiden Prabowo Subianto yang telah menawarkan dirinya menjadi mediator sehingga upaya-upaya yang mengarah kepada deeskalasi dan gencatan senjata bisa dilakukan.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Mengenal UNIFIL, misi perdamaian PBB di Libanon yang melibatkan lebih dari 10.000 pasukan dari 50 negara. Indonesia ternyata menjadi salah satu kontributor terbesar.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional.
Iran konfirmasi kematian Komandan AL IRGC Alireza Tangsiri akibat serangan Israel. Sosok kunci di balik blokade Selat Hormuz ini gugur di tengah gempuran ke Teheran.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Tujuh anggota timnas putri Iran memutuskan menetap di Australia karena alasan keamanan, sementara pemain lainnya pulang di bawah bayang-bayang ancaman.
Lima pemain sepak bola putri Iran dilaporkan bersembunyi di rumah aman di Australia. Mereka khawatir akan keselamatan jiwanya setelah aksi protes di Piala Asia.
WAKIL Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan terhadap hukuman mati dengan menempatkan isu tersebut dalam kerangka hak hidup.
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved