Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara menilai Amerika Serikat bereaksi berlebihan terhadap uji coba rudalnya yang dilakukan baru-baru ini dan mempertanyakan ketulusan tawaran pembicaraan.
“Uji coba rudal balistik baru dari kapal selam yang digelar minggu ini adalah bagian dari rencana jangka menengah dan panjang Korea Utara untuk meningkatkan pertahanan diri dan tidak ditujukan ke Amerika Serikat atau negara lain,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang tidak disebutkan namanya, menurut kantor berita resmi KCNA.
“Washington telah mengambil langkah yang terlalu provokatif dengan menyebut tes itu sebagai pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB dan ancaman bagi perdamaian dan stabilitas regional,” imbuhnya.
Baca juga: Korea Selatan akan Luncurkan Roket Nuri Hari ini
Dewan Keamanan mengadakan pertamuan untuk membahas uji coba tersebut pada Rabu (20/10) atas permintaan AS dan Inggris. Utusan AS mendesak Pyongyang untuk menerima tawaran pembicaraan, menegaskan kembali bahwa Washington tidak memiliki niat bermusuhan ke arah itu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan AS atas melakukan standar ganda pengembangan rudal.
"Ini adalah standar ganda yang jelas bahwa Amerika Serikat mencela kami karena mengembangkan dan menguji sistem senjata yang sama yang sudah atau sedang dikembangkannya, dan itu hanya menambah kecurigaan pada ketulusan mereka setelah mengatakan bahwa mereka tidak memusuhi kami," kata juru bicara itu sebuah pernyataan yang diungkap oleh KCNA.
“AS dan dewan dapat menghadapi konsekuensi yang lebih serius dan serius jika mereka memilih perilaku yang salah,” tuturnya, memperingatkan agar tidak memainkan bom waktu. (Straitstimes/H-3)
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
Penggunaan senjata hanya diizinkan sebagai langkah terakhir dan terbatas pada situasi ancaman kematian atau cedera serius.
Pemerintahan Trump batalkan perintah mengganti Kepala Kepolisian Washington DC, Pamela Smith, dengan Kepala DEA.
Pentagon mengumumkan seluruh 800 personel Garda Nasional telah sepenuhnya dikerahkan ke Washington DC.
Pasukan Garda Nasional mulai terlihat berpatroli di Washington DC, sehari setelah perintah Presiden AS Donald Trump.
Wali Kota Washington DC, Muriel Bowser, akan berupaya menjaga kepercayaan warga di tengah pengerahan aparat federal
Wali Kota Washington DC, Muriel Bowser, mengkritik keputusan Presiden Donald Trump ambil alih kepolisian dan pengerahan Garda Nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved