Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEKKAN ini, Iran akan melanjutkan negosiasi nuklir dengan kekuatan dunia yang telah ditangguhkan sejak Juni. Hal itu disampaikan oleh seorang anggota parlemen Iran Ahmad Alirezabeigui pada Minggu (17/10). Namun, tidak ada konfirmasi segera dari pihak Uni Eropa.
"Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian mengatakan bahwa pembicaraan dengan Kelompok 4+1 akan dimulai kembali pada Kamis (21/10) di Brussels," kata anggota parlemen Ahmad Alirezabeigui kepada kantor berita ultrakonservatif Fars setelah pertemuan tertutup dengan menlu.
Anggota parlemen itu merujuk pada empat anggota tetap Dewan Keamanan PBB - Inggris, Tiongkok, Prancis, dan Rusia - bersama dengan Jerman.
Iran dan lima negara ini membuka pembicaraan di Wina pada April dengan Uni Eropa juga hadir, sementara Amerika Serikat telah mengambil bagian dalam negosiasi tidak langsung.
Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Jerman, Prancis, dan Inggris mencapai kesepakatan di Wina dengan Iran mengenai program nuklirnya pada tahun 2015. Tetapi kemudian Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan itu pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi kepada Iran.
Sejak itu, Teheran - yang menegaskan program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil - juga telah mundur dari banyak komitmennya berdasarkan perjanjian tersebut.
Penerus Trump, Joe Biden, mengatakan dia siap untuk kembali ke perjanjian jika republik Islam itu kembali mematuhi komitmen nuklirnya.
Pembicaraan di Wina yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan itu ditangguhkan pada Juni, ketika Iran memilih Ebrahim Raisi sebagai presiden.
Utusan Uni Eropa Enrique Mora berada di Teheran pada Kamis (14/10) untuk mendesak tanggal pasti untuk melanjutkan pembicaraan.
Teheran mengatakan setelah diskusi bahwa Iran dan Uni Eropa telah sepakat untuk mengadakan dialog lebihlanjut di Brussels dalam beberapa hari.
Kepala Diplomatik Uni Eropa Josep Borrell mengatakan pada Jumat (16/10) bahwa dia siap untuk bertemu dengan para pemimpin Iran di Brussels sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan yang goyah tersebut.
Namun juru bicara Borrell tidak dapat mengonfirmasi "apakah dan kapan" pertemuan di Brussels akan diadakan.
"Tujuannya tetap untuk melanjutkan negosiasi di Wina secepat mungkin," kata juru bicara itu.
Anggota parlemen Iran lainnya, Behrouz Mohebbi Najmabadi, mengatakan di Twitter pada Minggu bahwa negosiasi akan dilanjutkan pekan ini. (AFP/Nur/OL-09)
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Andini merupakan perempuan kelahiran Indonesia yang memutuskan untuk meniti karier di Amerika Serikat.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved