Minggu 17 Oktober 2021, 09:29 WIB

Uzbekistan-Taliban Bertemu Bahas Perdagangan dan Bantuan Kemanusiaan

Nur Aivanni | Internasional
Uzbekistan-Taliban Bertemu Bahas Perdagangan dan Bantuan Kemanusiaan

MI/Duta
Ilustrasi bantuan kemanusiaan

 

KEMENTERIAN Luar Negeri Uzbekistan mengatakan perwakilan Taliban mengunjungi negaranya untuk berbicara mengenai bantuan kemanusiaan dan perdagangan pada Sabtu.

Para penguasa baru Afghanistan telah melakukan serangan diplomatik mencari pengakuan diplomatik serta bantuan untuk menghindari bencana kemanusiaan, setelah mereka kembali berkuasa pada Agustus pascapenarikan pasukan AS.

Pembicaraan terakhir terjadi di kota perbatasan Uzbekistan, Termez, dengan delegasi Taliban yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Abdul Salam Hanafi dan Uzbekistan oleh mitranya Sardor Umurzakov.

Termez muncul sebagai pusat bantuan kemanusiaan internasional yang dikirim melalui udara, ketika bekas republik Soviet itu memposisikan dirinya sebagai jembatan ke Afghanistan yang dilanda perang.

Kementerian Luar Negeri Uzbekistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa diskusi tersebut termasuk masalah perdagangan dan interaksi ekonomi, memastikan keamanan perbatasan, kerja sama di bidang energi, transportasi kargo internasional dan transit.

Baca juga: AS Sebut Hampir 500 Warga Afghanistan Dievakuasi dari Uzbekistan

Badan pengungsi PBB UNHCR mengatakan pekan ini bahwa tiga kiriman bantuan kemanusiaan akan diterbangkan ke Termez dalam waktu dekat sebelum memasuki Afghanistan dengan truk.

Uzbekistan dan Turkmenistan telah mengambil garis pragmatis tentang kemunculan kembali Taliban dengan kedua pemerintah membangun saluran langsung dengan kelompok itu dalam beberapa tahun terakhir untuk mengamankan proyek infrastruktur lintas batas. Sementara, Tajikistan telah menghindari pembicaraan resmi dengan Taliban.

Awal pekan ini Taliban mengadakan negosiasi tatap muka pertama mereka dengan delegasi gabungan AS-Uni Eropa di Qatar, saat Brussels menjanjikan bantuan satu miliar euro (US$1,2 miliar) untuk Afghanistan.

Penjabat Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi pada Kamis mengadakan pembicaraan di Ankara dengan diplomat Turki Mevlut Cavusoglu.

Cavusoglu meminta pemerintah untuk mencairkan rekening asing Afghanistan untuk meredakan krisis kemanusiaan yang berkembang, tetapi mengatakan Turki belum siap untuk mengakui kelompok itu.(AFP/OL-5)

Baca Juga

Medcom.id

AS Tidak Yakin akan Kesepakatan Nuklir Iran

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:58 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah menyerukan penghentian pembicaraan, yang dilanjutkan pada hari Senin. Blinken menolak...
Medcom.id

Iran: Kesepakatan Nuklir Tergantung Niat Baik Pihak Barat

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:38 WIB
AS, yang secara sepihak menarik diri dari kesepakatan pada 2018, hanya berpartisipasi dalam pembicaraan secara tidak langsung atas desakan...
AFP/Abbas Momani.

Ketika Pengendara Mobil Israel Tersesat di Wilayah Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 21:34 WIB
Polisi mengidentifikasi salah satu orang Israel sebagai penduduk permukiman Shiloh di Tepi Barat. Satu lagi tinggal di kota Elad yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya