Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Kasus covid-19 di India mencapai 34.001.743 pada Rabu (12/10) setelah 15.823 kasus baru dilaporkan dalam sehari, menurut data terkini kementerian kesehatan federal.
Sebanyak 226 kematian akibat covid-19 juga tercatat pada hari itu, sehingga totalnya menjadi 451.189.
Kerala, negara bagian paling terdampak di negara itu melaporkan 106 kematian, terbanyak di antara negara-negara bagian lain.
Kematian terbanyak kedua dilaporkan oleh negara bagian barat daya Maharashtra dengan 43 kematian.
Masih ada 207.653 kasus aktif covid-19 di India setelah terjadi penurunan 7.248 kasus aktif dalam 24 jam terakhir.
Sejauh ini total 33.342.901 pasien covid-19 telah sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit, termasuk 22.844 pasien dalam 24 jam terakhir. (Ant/OL-12)
Pada pekan pertama Desember 2024, otoritas Jepang mencatat jumlah kasus influenza baru meningkat menjadi 44.673, meningkat sekitar 20.000 dibandingkan sepekan sebelumnya.
Pemerintah Jepang mewajibkan warganya memakai masker imbas melonjaknya kasus influenza dan Covid-19.
Kadinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan beberapa hari ini kasus covid-19 di Kota Depok terus mengalami lonjakan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Kampanyekan kembali pemakaian masker dan vaksin booster Covid-19 merupakan salah satu upaya pencegahan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia.
Derajat kekebalan masyarakat yang mendapatkan vaksinasi ataupun yang pernah terkena covid-19 sebelumnya dan mendapatkan vaksinasi sudah mulai menurun.
Setelah diproduksi, minyak mentah bagian milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved