Selasa 12 Oktober 2021, 17:02 WIB

Xi Jinping Luncurkan Dana Rp3,3 Triliun untuk Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Mediaindonesia.com | Internasional
Xi Jinping Luncurkan Dana Rp3,3 Triliun untuk Perlindungan Keanekaragaman Hayati

AFP PHOTO / WANG ZHAO
Presiden Tiongkok Xi Jinping

 

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan peluncuran dana senilai 1,5 miliar yuan (sekitar Rp3,3 triliun) untuk mendukung perlindungan keanekaragaman hayati di negara-negara berkembang, Selasa (12/10).

Baca juga : Lepas Saham Tol Cibitung-Cilincing, Waskita Untung Rp520 M

Xi menyampaikan pidato secara virtual pada KTT keanekaragaman hayati COP15 di Kunming, Tiongkok, di mana para diplomat, ilmuwan, dan ahli konservasi bertemu dengan tujuan membentuk kesepakatan global untuk menghentikan dan memperbaiki kerusakan alam.

"Negara berkembang membutuhkan bantuan dan dukungan, dan solidaritas harus diperkuat untuk memungkinkan negara berkembang mendapat keuntungan dengan cara yang lebih adil," kata Xi.

Presiden Xi mengatakan kontribusi Tiongkok untuk Dana Keanekaragaman Hayati Kunming akan dimulai dari 1,5 miliar yuan dan kontribusi pihak lain disambut baik.

Dia juga mengumumkan rencana untuk mengonsolidasikan sistem taman nasional di Tiongkok, proyek pertama yang akan melindungi lahan seluas 230.000 km persegi.

Daerah ini adalah rumah bagi hampir 30 persen spesies satwa liar darat utama yang ada di Tiongkok, kata Xi.

Para ahli memperingatkan bahwa upaya China untuk melestarikan keanekaragaman hayati di dalam negeri belum diimbangi dengan upaya untuk membersihkan rantai pasokan globalnya atau memulai investasi berkelanjutan di luar negeri.

Li Shuo, penasihat iklim senior di Greenpeace Tiongkok, mengatakan dana tersebut "harus mendorong pembicaraan yang sangat dibutuhkan tentang pendanaan keanekaragaman hayati". “COP15 perlu melihat negara-negara donor dari negara maju berkontribusi dalam hal ini,” kata dia.

Menurut para ahli, dibutuhkan sekitar US$1 triliun (sekitar Rp14.197 triliun) per tahun untuk membangun rantai pasokan yang berkelanjutan dan membantu negara-negara melindungi alam dengan cara lain.

Perkiraan tersebut jauh lebih banyak dibandingkan US150 miliar (sekitar Rp2.129 triliun) dana yang dihabiskan untuk upaya serupa pada 2019. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP

Utusan AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 24 Oktober 2021, 13:38 WIB
Perwakilan khusus AS untuk Korea Utara Sung Kim bertemu dengan mitra selatannya Noh Kyu-duk setelah pertemuan dengan mitra Jepang mereka di...
Paul ELLIS / AFP

Inggris Mencatat 44.985 Kasus Baru Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:57 WIB
Dengan begitu, jumlah total kasus virus korona di negara Inggris menjadi 8.734.934, menurut angka resmi yang dirilis pada Sabtu...
AFP/Handout / Colombian army

Gembong Narkoba Paling Diburu di Kolombia Ditangkap

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:30 WIB
Penangkapan Otoniel itu merupakan kemenangan besar bagi pemerintahan Presiden Ivan Duque, yang negaranya merupakan pengimpor kokain...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya