Minggu 10 Oktober 2021, 11:48 WIB

Iran Siap Patuhi Kesepakatan Nuklir Jika AS Lanjutkan Komitmennya

Nur Aivanni | Internasional
Iran Siap Patuhi Kesepakatan Nuklir Jika AS Lanjutkan Komitmennya

ANWAR AMRO / AFP
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amir-Abdollahian.

 

IRAN optimistis pembicaraan tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 dengan negara-negara besar akan membuahkan hasil, asalkan Amerika Serikat (AS) sepenuhnya melanjutkan komitmennya.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amir-Abdollahian pada Jumat (8/10).

Presiden AS Joe Biden telah mengisyaratkan kesediaan untuk kembali ke kesepakatan itu, tetapi Menteri Luar Negerinya Antony Blinken memperingatkan pekan lalu bahwa waktu hampir habis dan bola ada di pengadilan Iran.

Menlu Iran Amir-Abdollahian mengatakan Iran sedang mencari tanda-tanda konkret dari AS bahwa mereka siap untuk melanjutkan semua komitmennya, dan mengatakan bahwa dia yakin kesepakatan dapat dilakukan jika itu terjadi.

"Penting bagi kami untuk menerima sinyal dari pihak lain, termasuk dari Amerika Serikat, yang menunjukkan bahwa mereka berniat untuk kembali sepenuhnya ke komitmen mereka," kata menteri itu pada konferensi pers di Beirut.

"Kami menilai perilaku Amerika Serikat. Jika itu mencerminkan kembalinya komitmen mereka, kita bisa optimistis tentang pembicaraan di Wina," katanya.

Pembicaraan di ibu kota Austria antara Iran dan pihak-pihak yang tersisa dalam perjanjian - Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman dan Rusia - telah ditunda sejak pemilu Iran pada Juni menyebabkan pergantian presiden.

Teheran secara bertahap telah membatalkan komitmen nuklirnya sebagai tanggapan atas penarikan AS, dan Washington telah menuntut agar Iran kembali ke kewajibannya juga.

AS tidak memiliki kursi di pembicaraan Wina tetapi telah berpartisipasi secara tidak langsung.

Amir-Abdollahian mengatakan di Moskow pada Rabu bahwa dia mengharapkan pembicaraan segera dilanjutkan.

"Kami akan kembali ke pembicaraan Wina," kata menteri itu di Beirut, pada Jumat (8/10).

"Kami mendekati keputusan akhir dalam pemerintah Iran. Sangat penting bagi pemerintah baru bahwa kepentingan dan hak-hak rakyat Iran dijamin sepenuhnya dalam pembicaraan itu. Kami tidak akan membuang waktu kami dalam negosiasi," jelasnya. (Malay Mail/Nur/OL-09)

Baca Juga

Ist

Presiden Singapura Apresiasi Peran SIF Jalin Kerja Sama Global

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 22:13 WIB
Presiden Singapura mengapresiasi SIF atas peran pentingnya dalam mendorong kerja sama internasional dan menjalin ikatan...
AFP/Mustafa Kamaci.

Erdogan: Hubungan Turki-Israel Tergantung Isu Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:36 WIB
Erdogan membuat pernyataan serupa dalam konferensi pers pekan lalu, mengatakan dalam menanggapi pertanyaan tentang Israel dan...
AFP/Mohammed Al-Shaikh.

Prancis Bebaskan Warga Saudi Dikira Tersangka Pembunuhan Khashoggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:22 WIB
Pria itu, yang membawa paspor atas nama Khalid al-Otaibi, ditangkap oleh polisi perbatasan Prancis di bandara utama Paris pada Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya