Rabu 29 September 2021, 23:00 WIB

Pemusnahan Tiga Kucing di Tiongkok Undang Kemarahan Netizen

Mediaindonesia.com | Internasional
Pemusnahan Tiga Kucing di Tiongkok Undang Kemarahan Netizen

mvtimes.com
Ilustrasi

 

Tiga ekor kucing piaraan yang terinfeksi virus corona dimusnahkan di kota Harbin, Tiongkok, Beijing News melaporkan Selasa (28/9) malam.

Tindakan itu mengundang kemarahan pengguna media sosial karena dianggap berlebihan.

Sang pemilik terjangkit COVID-19 pada 21 September. Dinas pengendalian penyakit setempat lalu memusnahkan hewan piaraannya yang juga terbukti positif, meski pemiliknya keberatan, kata media tersebut.

"Mungkin tak ada perawatan medis profesional bagi hewan-hewan yang terinfeksi virus korona," kata seorang pekerja sosial kepada Beijing News, menjelaskan kenapa kucing-kucing itu dibunuh.

Pekerja itu mengatakan ketiga kucing tersebut akan terus meninggalkan jejak virus di dalam ruangan.

"Tampaknya sangat tidak realistis kucing-kucing itu mencemarkan lingkungan dengan begitu buruk sehingga mereka berisiko menyebabkan pemiliknya untuk terjangkit COVID lagi," kata Rachael Tarlinton, profesor virologi di Universitas Nottingham Inggris.

Dia menambahkan permukaan benda bukanlah jalur utama penularan virus.

Para ilmuwan telah mengatakan belum ada bukti yang menunjukkan bahwa binatang piaraan berperan penting dalam penyebaran virus ke manusia.

"Saya sangat tak setuju dengan pendekatan ini! Terus terang, ini merupakan bentuk penanganan yang kasar, menggampangkan dan malas, hanya untuk menghindari tanggung jawab," kata seorang pengguna Weibo, Twitter versi Tiongkok.

Laporan Beijing News itu telah dihapus dari akun media sosialnya pada Rabu (29/9).

Media yang didukung pemerintah itu mengunggah komentar pada hari yang sama di Weibo, meminta otoritas membuat standar penanganan hewan piaraan yang terinfeksi.

Tiongkok berhasil mengendalikan wabah corona di sebagian besar wilayah dalam beberapa pekan dengan melakukan testing massal dan penguncian komunitas, bahkan ketika jumlah kasus yang dilaporkan sedikit.

Feng Zijian, peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok, mengatakan kucing piaraan harus dimusnahkan jika mereka berkali-kali menunjukkan hasil tes yang positif, menurut laporan Beijing News, Selasa (29/9).

Vanessa Barrs, profesor kesehatan dan penyakit hewan di City University Hong Kong, mengatakan penularan ke manusia dari hewan piaraan yang terinfeksi risikonya kecil.

"Sejauh ini, selama pandemi, belum ada laporan terkonfirmasi tentang infeksi dari kucing ke manusia, tidak seperti kasus cerpelai yang diternakkan di Eropa, di mana penularan COVID-19 dari cerpelai ke manusia terjadi," kata dia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP

Jerman Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet pada Anak

👤Ant 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:52 WIB
Kasus tersebut menimpa seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang tinggal serumah dengan dua orang dewasa yang...
AFP/GIORGIO VIERA

Republik Bela Trump yang Rumahnya Digeledah FBI

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 16:34 WIB
Politikus Partai Republik di DPR AS Kevin McCarthy mengatakan Departemen Kehakiman yang dipimpin Jaksa Agung Merrick Garland...
AFP

Tiongkok Rilis Buku Putih, Peringatkan Tidak akan Tolerir Separatis di Taiwan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 15:45 WIB
Dokumen tersebut menguraikan bagaimana Tiongkok bermaksud untuk mengklaim Wilayah Taiwan melalui berbagai insentif ekonomi dan tekanan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya