Sabtu 18 September 2021, 15:05 WIB

Presiden Argentina Umumkan Kabinet Baru Pascakrisis Politik

Nur Aivanni | Internasional
Presiden Argentina Umumkan Kabinet Baru Pascakrisis Politik

AFP
Presiden Argentina Alberto Fernandez saat menunjukkan tanda V di Buenos Aires.

 

PRESDIEN Argentina Alberto Fernandez mengumumkan kabinet baru, sebagai upaya meredam krisis politik dalam beberapa waktu terakhir.

Diketahui, konflik panas terjadi antara Fernandez dan Wakil Presiden Argentina Cristina Kirchner, setelah kekalahan elektoral dalam pemilihan pendahuluan legislatif pada pekan ini.

Perombakan itu muncul sehari setelah Kirchner menulis surat kepada Fernandez terkait tuntutannya. Tindakan yang memperdalam krisis di tengah koalisi yang berkuasa. Adapun Fernandez mengumumkan bahwa Gubernur Provinsi Tucuman Juan Manzur akan mengambil alih posisi sebagai Kepala Staf Kepresidenan. 

Baca juga: Sebut 'Orang Brasil dari Hutan', Presiden Argentina Tuai Kecaman

Dia menggantikan Santiago Cafiero, salah satu pejabat paling kontroversial. Cafiero kemudian menjadi Menteri Luar Negeri, yang menggantikan Felipe Sola. Akibat krisis politik, Fernandez membatalkan kunjungan ke Meksiko untuk menghadiri KTT.

Selain itu, dirinya juga tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB di New York pada pekan depan. Beberapa menteri baru yang akan dilantik pada Senin waktu setempat, yakni Anibal Fernandez (Menteri Keamanan), Julian Dominguez (Menteri Peternakan, Pertanian dan Perikanan), Juan Perzyck (Menteri Pendidikan) dan Daniel Filmus (Menteri Sains dan Teknologi).

Baca juga: AS Sudah Berikan 380,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Juan Ross juga ditunjuk sebagai Sekretaris Komunikasi dan Pers, yang menggantikan Juan Pablo Biondi. Pemerintahan Fernandez bersama Kirchner, yang sudah menjadi mantan Wakil Presiden, mengalami krisis parah pada pekan ini. 

Dalam pemilihan pendahuluan legislatif, koalisi Frente de Todos yang berkuasa hanya memenangkan 31% suara di tingkat nasional. Hasil itu menempatkan mayoritas partai yang berkuasa di Senat Argentina berisiko untuk pemilihan parlemen pada 14 November.

Krisis pecah awal pekan ini, setelah Menteri Dalam Negeri Eduardo 'Wado' de Pedro dan empat menteri kabinet mengundurkan diri. Mereka kecewa dengan performa buruk Frente de Todos dalam pemilihan pendahuluan pada akhir pekan.(AFP/OL-11)

Baca Juga

AFP

Lima Hari Berturut-turut, Inggris Catat Kasus Covid-19 Lebih dari 40.000

👤Nur Aivanni 🕔Senin 18 Oktober 2021, 11:20 WIB
TERCATAT sebanyak 45.140 orang di Inggris dinyatakan positif covid-19,  ketika negara itu mencatat lebih dari 40.000 kasus covid pada...
ANWAR AMRO / AFP

Iran akan Lanjutkan Pembicaraan Perjanjian Nuklir Pekan Ini

👤Nur Aivanni 🕔Senin 18 Oktober 2021, 11:16 WIB
"Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian mengatakan bahwa pembicaraan dengan Kelompok 4+1 akan dimulai kembali pada Kamis (21/10)...
Saeed KHAN / AFP

Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan Kegiatan Terkait Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Senin 18 Oktober 2021, 10:46 WIB
Ribuan anak kembali ke sekolah-sekolah di Sydney pada Senin (18/10) setelah hampir empat bulan belajar di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya