Selasa 14 September 2021, 06:30 WIB

Inggris Siap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-15 Tahun

Basuki Eka Purnama | Internasional
Inggris Siap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-15 Tahun

AFP/Oli SCARFF
Sejumlah pelajar menunggu giliran masuk kelas di Halifax, Inggris.

 

SELURUH anak berusia 12-15 tahun akan ditawari vaksinasi covid-19. Hal itu diumumkan pemerintah Inggris, Senin (13/9), seiring adanya masukan dari empat pakar kesehatan.

Inggris merupakan salah satu negara yang paling terpukul oleh covid-19 dengan lebih dari 134 ribu kematian.

Meski sukses menjalankan program vaksinasi covid-19, tingkat kasus covid-19 di negara itu masih tinggi seiring masuknya varian Delta dan pemerintah khawatir dengan dimulainya kembali pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Selandia Baru Perpanjang Penguncian Ketat untuk Auckland

"Saya telah menerima rekomendasi dari para pejabat medis untuk memperluas program vaksinasi untuk mereka yang berusia antara 12 dan 15 tahun demi melindungi anak-anak dari covid-19 dan menekan angka penyebaran di sekolah," ujar Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid.

Program vaksinasi covid-19 itu akan dilakukan di sekolah dengan izin orangtua. Pemerintah Inggris menargetkan memvaksinasi sekitar 3 juta anak.

Memberikan suntikan vaksin covid-19 kepada anak-anak menjadi isu yang panas di Inggris meski sejumlah negara telah mulai memberikan suntikan itu kepada anak-anak.

Komite Bersama Vaksinasi dan Imuniasi (JCVI), yang memberi masukkan kepada Departemen Kesehatan Inggris terkait imunisasi mengatakan, "Manfaat yang muncul terlalu kecil untuk mendukung program vaksinasi bagi anak-anak 12-15 tahun yang sehat pada saat ini."

Namun, Kepala Kesehatan (CMO) Inggris, Skotlandia, Wales, dan irlandia Utara, Senin (13/9) mengatakan vaksinasi harus disediakan bagi anak-anak seiring mereka akan kembali ke sekolah.

Para CMO mengatakan memvaksinasi anak berusia antara 12 dan 15 tahun akan membantu menekan penyebaran covid-19 di sekolah.

"Covid-19 adalah penyakit yang bisa dengan mudah ditularkan dalam pertemuan massal, terutama varian Delta," ujar para CMO itu.

"Dengan membuat mayoritas pelajar divaksin akan menekan kemungkinan penularan covid-19 di komunitas lokal, terutama di sekolah," lanjut mereka. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/MLADEN ANTONOV

Thailand Bakal Hapuskan Kewajiban Karantina untuk Pengunjung, Ini Syaratnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 20:23 WIB
Thailand akan menghapuskan kewajiban karantina di Bangkok dan sembilan wilayah lain mulai 1 November untuk pendatang yang telah divaksin...
airport-technology.com

Taliban Umumkan Bandara Kabul Telah Siap Beroperasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 18:10 WIB
Penerbangan di bandara internasional utama Afghanistan di Kabul dihentikan sementara pada Agustus setelah Taliban berhasil mengambil alih...
Eduardo MUNOZ ALVAREZ / POOL / AFP

Sekjen PBB Serukan Agar Senjata Nuklir Dimusnahkan

👤Nur Aivanni 🕔Senin 27 September 2021, 14:04 WIB
Antonio Guterres menyatakan bahwa senjata nuklir harus dihilangkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Meretas Asa Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Potensi besar hanya akan tetap menjadi potensi bila tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya