Senin 06 September 2021, 16:04 WIB

Junta Myanmar Lakukan Gencatan Senjata untuk Distribusikan Bantuan

Nur Aivanni | Internasional
Junta Myanmar Lakukan Gencatan Senjata untuk Distribusikan Bantuan

Adrian DENNIS / various sources / AFP
Utusan khusus ASEAN untuk Myanmar, Erywan Yusof.

 

PENGUASA militer Myanmar telah menyetujui seruan ASEAN untuk gencatan senjata hingga akhir tahun. Itu dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan kemanusiaan ke negara tersebut.

Menyusul kudeta pada Februari 2021, ASEAN telah berusaha untuk mengakhiri kekerasan di Myanmar, di mana ratusan orang tewas, dan membuka dialog antara penguasa militer dan lawan-lawan mereka.

Utusan khusus ASEAN untuk Myanmar, Erywan Yusof, mengatakan kepada kantor berita Jepang Kyodo bahwa dia mengusulkan gencatan senjata dalam konferensi video dengan Menteri Luar Negeri Wunna Maung Lwin dan militer telah menerimanya.

"Ini bukan gencatan senjata politik. Ini adalah gencatan senjata untuk memastikan keselamatan, (dan) keamanan para pekerja kemanusiaan dalam upaya mereka mendistribusikan bantuan dengan aman," kata Erywan, menurut laporan pada Minggu (5/9).

"Mereka tidak memiliki perbedaan pendapat dengan apa yang saya katakan, sehubungan dengan gencatan senjata itu," kata laporan itu mengutip utusan tersebut.

Erywan, tambahnya, juga telah menyampaikan proposalnya secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang menentang kekuasaan militer.

Dalam sebuah wawancara pada Sabtu (4/9), Erywan mengatakan dia masih bernegosiasi dengan militer mengenai persyaratan kunjungan yang dia harapkan sebelum akhir Oktober 2021, dan telah mencari akses ke pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi.

"Yang kami serukan saat ini adalah agar semua pihak menghentikan kekerasan, terutama yang berkaitan dengan penyaluran bantuan kemanusiaan," katanya.

Negara-negara ASEAN dan mitra dialog, tambahnya, telah menjanjikan bantuan sebesar US$8 juta (S$10,7 juta) untuk Myanmar. (Straits Times/Nur/OL-09)

Baca Juga

Sun Can/Xinhua

14,2 Juta Warga Tiongkok Berebut Posisi PNS

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 13:10 WIB
Sekitar 1,42 juta warga Tiongkok bersaing ketat memperebutkan 31.200 posisi sebagai pegawai negeri sipil setempat untuk formasi tahun...
nytimes.com

Omicron Makin Banyak Ditemukan di Berbagai Negara

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 11:58 WIB
Penemuan kasus Omicron membuat negara-negara meningkatkan...
AFP

Inggris dan Israel Berupaya Keras Mencegah Iran Jadi Kekuatan Nuklir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 09:38 WIB
Inggris dan Israel akan "bekerja siang dan malam" dalam mencegah Iran menjadi kekuatan nuklir, demikian tekad yang dinyatakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya