Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mendukung pembicaraan antara Taliban dan mantan pejabat tinggi, serta membantah tuduhan bahwa dia mentransfer sejumlah besar uang ke luar negeri sebelum melarikan diri ke Uni Emirat Arab.
Ghani yang muncul untuk pertama kali usai meninggalkan Kabul pada hari Minggu (15/8) ketika Taliban mengepung ibu kota, menegaskan kembali bahwa dia pergi untuk menyelamatkan lebih banyak pertumpahan darah di negara itu.
Dia mengatakan dalam pesan video yang direkam, yang disiarkan di halaman Facebook-nya, bahwa dia tidak berniat untuk tetap berada di pengasingan di negara Teluk itu dan sedang dalam pembicaraan untuk kembali ke rumah.
Baca juga: Norwegia akan Mulai Vaksinasi Covid-19 Kelompok Usia 16-17 Tahun
Dia juga mengaku sedang berupaya untuk menjaga pemerintahan Afghanistan tanpa memberikan rincian.
“Untuk saat ini, saya berada di Emirates agar pertumpahan darah dan kekacauan dihentikan,” kata Ghani dari UEA, yang mengonfirmasi pada hari Rabu (18/8) bahwa dia ditampung di sana dengan alasan kemanusiaan.
Dia menyuarakan dukungan untuk pembicaraan yang diadakan pada hari Rabu antara anggota senior gerakan Taleban, pendahulu Ghani Hamid Karzai, dan Abdullah Abdullah, yang memimpin proses perdamaian yang akhirnya gagal.
“Saya ingin proses ini sukses,” katanya.
Abdullah, saingan lama Ghani, yang mengumumkan presiden telah meninggalkan negara itu pada hari Minggu, menunjukkan bahwa dia akan diadili dengan keras.
Tetapi Ghani bersikeras bahwa dia telah pergi untuk kebaikan negara, dan bukan untuk kesejahteraannya sendiri.
“Jangan percaya siapa pun yang memberi tahu Anda bahwa presiden Anda menjual Anda dan melarikan diri untuk keuntungannya sendiri dan untuk menyelamatkan hidupnya sendiri,” kata Ghani.
"Tuduhan ini tidak berdasar dan saya sangat menolaknya,” imbuhnya.
“Saya diusir dari Afghanistan sedemikian rupa sehingga saya bahkan tidak mendapatkan kesempatan untuk melepas sandal saya dan memakai sepatu bot saya,” tambahnya, mencatat bahwa dia telah tiba di Emirates dengan tangan kosong.
Dia mengklaim bahwa Taliban telah memasuki Kabul meskipun ada kesepakatan untuk tidak melakukannya.
“Seandainya saya tinggal di sana, seorang presiden terpilih Afghanistan akan digantung lagi tepat di depan mata rakyat Afghanistan sendiri,” ujarnya.
Pertama kali Taliban merebut Kabul, ketika mendirikan rezim pada tahun 1996, mereka menyeret mantan presiden komunis Mohammed Najibullah dari kantor PBB tempat dia berlindung, dan menggantungnya di jalan umum setelah menyiksanya. (Straitstimes/H-3)
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
Etihad Airways menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Abu Dhabi akibat penutupan wilayah udara regional.
Laporan lengkap kerusakan infrastruktur di Dubai, termasuk Bandara DXB dan Burj Al Arab, pasca serangan balasan Iran Maret 2026.
Pernyataan itu disampaikan dalam percakapan telepon antara pemimpin de facto Arab Saudi tersebut dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ)
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved