Selasa 03 Agustus 2021, 12:49 WIB

Kota di Kolombia Ini Minta Penolak Vaksin di Rumah Saja Atau Dipenjara

Basuki Eka Purnama | Internasional
Kota di Kolombia Ini Minta Penolak Vaksin di Rumah Saja Atau Dipenjara

AFP/Leonardo Munoz
Seorang warga Kolombia menunjukkan kartu vaksin setelah menerima suntikan vaksin covid-19 di Bogota.

 

OTORITAS di sebuah kota Kolombia akhirnya kehilangan kesabaran dengan warga yang menolak divaksin covid-19 sehingga memerintahkan mereka untuk tidak ke luar rumah mulai Senin (2/8) atau akan didenda atau bahkan dipenjara.

"Kita harus bersikap tegas sebagai pemimpin. Semua warga harus divaksin. Jika tidak, mereka dilarang beperrgian di Sucre," ujar Wali Kota Elvira Julia Mercado kepada stasiun radio Blu Radio.

Dia memerintahkan perintah tinggal di rumah selama delapan hari bagi warga yang belum divaksin saat Kotamadya Sucre memiliki jumlah vaksin yang memadai untuk memvaksin 28 ribu penduduknya.

Baca juga: Guru di Sekolah di Georgia akan Dapat Bonus Rp14,4 Juta Jika Mau Divaksin

Sejauh ini baru 10 ribu orang yang telah divaksin. Mercado menyalahkan hoaks dan fake news atas hal itu.

"Ada yang menggunakan agama untuk membuat orang menolak divaksin. Selain itu ada kabar yang menyebut vaksin membuat Anda tidak bisa menikmati alkohol. Hal itu membuat orang muda enggan divaksin. Ada juga kabar yang menyebut Anda akan mati dalam tempo dua tahun setelah divaksin. Lainnya menyebut vaksin dibuat oleh kelompok anti-Kristus," papar Mercado.

Berdasarkan aturan yang dikeluarkan Mercado, warga yang belum divaksin hanya boleh ke luar rumah untuk pergi berobat atau untuk divaksin.

Semua warga harus menunjukkan kartu vaksin untuk bisa masuk ke supermarket, bar, diskotik, restoran, bank, dan toko.

Mereka yang melanggar aturan itu akan didenda sebesar US$260 atau sekitar Rp3,7 juta dan mereka yang melakukan pelanggaran berulang akan dijebloskan ke penjara.

Aturan itu akan ditinjau dalam tempo delapan hari dengan melihat sityasi di kotamadya itu.

Dengan penduduk 50 juta jiwa, Kolombia merupakan negara Amerika Latin dengan angka kematian per kapita terbesar ketiga setelah Peru dan Brasil dengan jumlah kasus hampir sebanyak 5 juta dan 121 ribu kematian.

Sebanyak 12,2 juta warga Kolombia telah menerima vaksin covid-19 secara penuh.

Sucre merupakan kotamadya pertama di Kolombia yang mengeluarkan aturan bagi warga yang menolak divaksin. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Dok. Biro Pers dan Media Kepresidenan

RI Sayangkan Sikap Myanmar yang Enggan Terima Bantuan ASEAN

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 17:42 WIB
Pandangan itu diutarakan Presiden Jokowi dalam KTT ASEAN secara virtual, yang tidak dihadiri perwakilan Myanmar. Padahal, ASEAN sudah...
Handout / ASEAN Summit 2021 / AFP

KTT ASEAN Digelar Tanpa Perwakilan Myanmar

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 16:57 WIB
Myanmar menduduki puncak agenda pembicaraan antara para pemimpin...
Dok. Biro Pers dan Media Kepresidenan

Jokowi Ajak ASEAN Perkuat Aspek Kesehatan di Kawasan

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 15:45 WIB
Menurut Presiden RI, langkah itu perlu dilakukan demi mewujudkan kekebalan komunal. Serta, aksi pencegahan jika terjadi pandemi lain...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya