Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN penerjemah yang membantu pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO di Afghanistan akan dievakuasi dari negara itu pada akhir Juli. Hal itu diumukan Washington, Rabu (14/7), saat Taliban sukses merebut perlintasan strategis di perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan.
Dalam operasi yang disebut Gedung Putih sebagai Operasi Penyelamatan Sekutu, para penerjemah dan keluarga mereka akan pertama-tama dibawa ke markas militer AS di luar Afghanistan sebelum kemudian ditempatkan di 'Negeri Paman Sam' atau negara lain.
Mayoritas para penerjemah ini takut menjadi sasaran kemarahan Taliban yang berusah merebut kendali Kabul seiring penarikan pasukan AS dari Afghanistan, akhir Agustus mendatang.
Baca juga: Putin Sebut Rusia-AS Punya Kepentingan Bersama Soal Perubahan Iklim
Saat ini diperkirakan ada 18 ribu orang penerjemah yang bekerja membantu pasukan AS. Dengan keluarga mereka, jumlahnya menjadi lebih dari 80 ribu orang.
Sekretaris Gedung Putih Jen Psaki mengatakan targetnya adalah memindahkan mereka yang telah diproses dalam program visa imigran khusus Departemen Luar Negeri keluar dari Afghanistan.
"Mereka adalah orang-orang pemberani. Kami bertekad memastikan kami mengakui peran yang mereka jalankan," tegas Psaki. (AFP/OL-1)
Presiden AS Donald Trump klaim telah lumpuhkan kekuatan tempur Iran, termasuk hancurkan 154 kapal dan peluncur rudal, serta sebut perang telah dimenangkan militer AS.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved