Senin 12 Juli 2021, 21:19 WIB

Petir di India Mengakibatkan 18 Orang Meninggal

Mediaindonesia.com | Internasional
Petir di India Mengakibatkan 18 Orang Meninggal

Antaranews.com
Ilustrasi

 

Sedikitnya 18 orang, termasuk tujuh anak-anak, tewas dan 16 lainnya cedera akibat sambaran petir di Negara Bagian Rajasthan, India barat laut pada Minggu malam (11/7), kata pejabat setempat.

Sebelas dari mereka yang tewas adalah turis yang mengunjungi benteng Amer di pinggiran ibu kota Rajasthan, Jaipur, setelah petir menyambar sebuah menara pengawas di dekat lokasi tersebut.

"Saat hujan mulai turun, para pengunjung berlindung di menara pengawas dekat benteng. Petir menyambar menara pengawas menewaskan 11 orang di tempat dan melukai orang lain," Jairam, seorang petugas polisi setempat yang mengidentifikasi dirinya hanya dengan satu nama, mengatakan kepada Reuters, Senin.

Kebanyakan dari mereka yang tewas adalah turis lokal, katanya.

Tujuh anak tewas tersambar petir dalam dua insiden lain di negara bagian itu pada Minggu malam, kata Ketua Menteri Rajasthan Ashok Gehlot di Twitter.

Ada juga laporan korban dari sambaran petir di negara-negara bagian tetangga, Madhya Pradesh dan Uttar Pradesh, tetapi jumlah mereka yang terkena dampak belum diketahui.

Perdana Menteri India Narendra Modi dalam sebuah cuitan menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban jiwa.

Petir dan badai petir biasa terjadi pada musim hujan di India, yang berlangsung dari Juni hingga September. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Biro Pers Setpres

Presiden Sesali Rivalitas Antarnegara di Masa Pandemi

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:32 WIB
Jokowi menyebut ada sejumlah negara yang justru menjalankan agenda yang memicu...
AFP/Ahmad Gharabli.

Israel Bubarkan Festival Palestina yang Didukung UNDP

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 21:39 WIB
Festival tiga hari yang dijadwalkan di Rumah Abraham untuk peziarah agama dengan pertunjukan oleh kelompok seni...
AFP/Abbas Momani.

Jerman Prihatin Israel Cap Kelompok Sipil Palestina sebagai Teroris

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 21:17 WIB
Penempatan kelompok itu dalam daftar teror akan memiliki implikasi politik, hukum, dan keuangan yang luas bagi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya