Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLOMBIA memiliki variasi kupu-kupu terbesar di dunia dengan sekitar 20% dari spesies kupu-kupu yang dikenal. Hal itu terungkap dalam penelitian yang dilansir the Natural History Museum London, Selasa (22/6).
Tim ilmuwan internasional mencatat adanya 3.642 spesies dan 2.085 subspesies kupu-kupu dan mendokumentasikan mereka dalam buku berjudul Checklist of Colombian Butterflies.
Lebih dari 200 spesies hanya ditemukan di Kolombia, ujar Blanca Huertas, kurator koleksi kupu-kupu di Natural History Museum London, yang ambil bagian dalam penelitian itu.
Baca juga: Panda di Kebon Binatang Jepang Lahirkan Anak Kembar
Para peneliti melakukan perjalanan di berbagai penjuru Kolombia, menganalisa lebih dari 350 ribu foto, dan mempelajari informasi yang dikoleksi sejak abad ke-18.
"Kolombia adalah negara dengan diversitas habitat alam yang tinggi, geografi yang kompleks dan heterogen, serta lokasi yang ekstrem," ungkap penelitian itu.
"Faktor itu serta masalah keamanan di sejumlah wilayah selama satu abad terakhir menghambat penelitian di negara itu," imbuh penelitian itu.
Kolombia mengalami konflik bersenjata selama lebih dari setengah abad dengan sejumlah area dikuasai kelompok pemberontak, kelompok paramiliter, dan gembong narkoba.
Menurut Huerta, melindungi kupu-kupu di Kolombia akan membantu pelestarian hutan di negara itu.
Antara 2000 dan 2019, Kolombia kehilangan sekitar 2,8 juta hektare hutan atau seluas negara Belgia. (AFP/OL-1)
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan MenLH Hanif Faisol Nurofiq sepakat perkuat kolaborasi kampus dan pemerintah dalam pengelolaan sampah nasional.
Dalam satu tahun terakhir, Delonix Hotel Karawang menjalankan program keberlanjutan terstruktur yang mengacu pada kerangka kerja berbasis sains dari EarthCheck.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan dan non-kehutanan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terkait pelanggaran hukum dan kerusakan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved