Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANJING milik keluarga Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Champ, mati. Hal itu diungkapkan Biden, Sabtu (19/6), sembari mengenang anjing German shepherd itu sebagai sahabat selama 13 tahun terakhir.
Keluarga Biden membangkitkan tradisi Presiden AS memiliki hewan peliharaan setelah dilanggar Donald Trump, ketika mereka masuk ke White House bersama dua anjing mereka, Champ dan Major.
"Hati kami berduka hari ini saat memberi tahu Anda bahwa anjing kesayangan kami, Champ, telah mati dengan damai di rumah," ujar Biden dan ibu negara Jill, dalam sebuah pernyataan resmi.
Baca juga: Israel Bakal Kirim Setidaknya Satu Juta Vaksin untuk Palestina
"Di saat paling berbahagia dan hari yang dirundung duka, dia selalu ada besama kami, peduli dengan perasaan dan emosi kami yang tidak terungkap," ujar pasangan nomor satu AS itu. "Kami sangat mencintai dia dan akan sangat kehilangan."
Anjing Biden lainnya, Major, juga German shepherd, mengalami kesulitan beradaptasi dengan hidup di Gedung Putih.
Maret lalu, dia sempat dipulangkan ke kediaman Biden di Delaware setelah insiden mengigit. April lalu, ibu negara menyebut Major harus mendapatkan latihan tambahan.
Joe Biden menyebut perilaku Major terjadi karena dia dikagetkan oleh agen Secret Service yang muncul di setiap sudut Gedung Putih. (AFP/OL-1)
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
SEJUMLAH perusahaan besar AS, termasuk Meta Platforms, Broadcom, dan Qualcomm, menghadapi masalah baru saat mencoba memanfaatkan diskon pajak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved