Senin 14 Juni 2021, 11:55 WIB

Didukung G7, Taiwan Makin Semangat Cari Dukungan Internasional

Nur Aivanni | Internasional
Didukung G7, Taiwan Makin Semangat Cari Dukungan Internasional

AFP
Bendera Taiwan

 

PEMERINTAH Taiwan akan menjadi kekuatan untuk kebaikan dan terus mencari dukungan internasional yang lebih besar, kata kantor kepresidenan, setelah pulau yang diklaim Tiongkok itu mendapat dukungan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari negara-negara anggota G7.

Selain menegur Tiongkok atas hak asasi manusia di Xinjiang, para pemimpin G7, pada Minggu (13/6), juga menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Juru Bicara Kantor Kepresidenan Taiwan Xavier Chang mengatakan bahwa itu adalah pertama kalinya komunike para pemimpin G7 menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di selat itu.

Dia pun menyatakan terima kasih yang mendalam atas dukungan dari negara-negara anggota G7. Taiwan dan negara-negara anggota G7, tambahnya, berbagi nilai-nilai dasar seperti demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia.

"Taiwan pasti akan mematuhi perannya sebagai anggota kawasan yang bertanggung jawab, dan juga akan dengan tegas mempertahankan sistem demokrasi dan menjaga nilai-nilai universal bersama," kata Chang.

Dikatakannya, Taiwan akan terus memperdalam kemitraannya dengan negara-negara anggota G7 dan negara-negara lain yang berpikiran sama dan berusaha untuk mendapatkan dukungan yang lebih besar dari masyarakat internasional.

"Taiwan juga akan dengan tegas menyumbangkan kekuatan terbesar untuk kebaikan bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik," tambah Chang.

Tiongkok telah meningkatkan tekanannya terhadap Taiwan yang dipimpin secara demokratis dalam beberapa bulan terakhir, dengan latihan militer reguler di dekat pulau itu ketika mencoba untuk menegaskan kedaulatan Beijing.

Sementara sebagian besar negara, termasuk anggota G7, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, kelompok itu bersama dengan sekutu Barat lainnya telah memperkuat dukungan mereka untuk pulau itu. Itu termasuk menyerukan Taiwan untuk diberikan akses yang tepat ke Organisasi Kesehatan Dunia selama pandemi virus korona. (CNA/OL-13)

Baca Juga: Warga Saudi Bisa ke Mal Jika Sudah Divaksin Covid

Baca Juga

Heiko Junge / NTB / AFP

Norwegia akan Akhiri Sistem Karantina Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 25 Januari 2022, 09:29 WIB
Norwegia akan mengakhiri sistem karantina covid-19 wajib untuk pelancong yang tidak divaksinasi dan kontak dekat dengan orang yang...
ANTARA/Fakhri Hermansyah

UNICEF: Pandemi Sebabkan Kerugian tidak terkira di Dunia Pendidikan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 25 Januari 2022, 09:14 WIB
UNICEF melaporkan hilangnya kesempatan belajar akibat penutupan sekolah menyebabkan hingga 70% anak usia 10 tahun tidak bisa membaca dan...
AFP

AS Siagakan 8.500 Pasukan Sikapi Gejolak di Ukraina

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 25 Januari 2022, 09:10 WIB
AMERIKA Serikat menempatkan 8.500 tentara dalam keadaan waspada atas meningkatnya ketegangan di Ukraina pada Senin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya