Kamis 10 Juni 2021, 09:38 WIB

Sah! El Salvador Jadi Negara Pertama Legalkan Transaksi Bitcoin

Insi Nantika Jelita | Internasional
Sah! El Salvador Jadi Negara Pertama Legalkan Transaksi Bitcoin

AFP/STANLEY ESTRADA
Pembayaran dengan menggunakan bitcoin

 

EL Salvador resmi menjadi negara pertama di dunia yang mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah setelah kongres menyetujui rancangan undang-undang (RUU) Presiden Nayib Bukele untuk menguatkan inklusi keuangan negara tersebut.

Terlepas dari kekhawatiran langkah itu dapat memperumit pembicaraan dengan International Monetary Fund (IMF), di mana El Salvador sedang mencari program pembiayaan senilai lebih dari US$ 1 miliar, RUU dua halaman itu disahkan oleh kongres dengan memperoleh suara 62 dari 84 suara majelis pada Selasa (9/6) waktu setempat.

RUU penggunaan cryptocurrency atau mata uang kripto sebagai alat pembayaran yang sah bersama dengan dolar AS akan menjadi undang-undang dalam 90 hari kedepan dan nilai tukar bitcoin/dolar akan ditentukan oleh pasar.

Baca juga: Cryptocurrency dan Blockchain Bisa Jadi Masa Depan Sistem Pembayar

El Salvador akan dapat membayar pajak mereka dalam bitcoin dan setiap agen ekonomi akan diminta untuk menerima cryptocurrency sebagai pembayaran.

Bukele sebelumnya telah mengumumkan langkah tersebut dalam pesan rekaman yang diputar pada konferensi bitcoin di Miami pada pekan lalu.

“(RUU) Ini akan menciptakan lapangan kerja dan membantu memberikan inklusi keuangan kepada ribuan orang di luar ekonomi formal, dan dalam jangka menengah dan panjang," kata Bukele.

Bukele menyarankan bitcoin dapat mempermudah warga Salvador yang tinggal di luar negeri untuk mengirim pulang pengiriman uang yang berjumlah US$6 miliar pada 2019, seperlima dari PDB negara itu.

Baca juga: El Salvador Bakal Jadi Negara Pertama yang Legalkan Bitcoin

Di satu sisi, Pastor José María Tojeira selaku Direktur Institut Hak Asasi Manusia di Universitas Amerika Tengah mengatakan hanya sedikit orang Salvador yang memiliki kapasitas teknis untuk mengakses bitcoin.

“Keputusan ini kurang bisa dipahami. Tampaknya lebih tentang membuat pertunjukan saja yang merupakan ciri khas pemerintah ini, banyak propaganda, tetapi sedikit perubahan struktural untuk membantu penduduk miskin,” tudingnya.(The Guardian/OL-5)

Baca Juga

abc.net.au

Duterte Ancam Bakal Penjarakan Penolak Vaksin

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 21:00 WIB
Pernyataan Duterte bertentangan dengan pejabat pemerintah yang mengatakan bahwa meski masyarakat diminta untuk bersedia...
caixinglobal.com

Partai Komunis Tiongkok Lantik Lebih dari Seribu Anggota Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 20:08 WIB
Lebih dari seribu anggota baru Partai Komunis Tiongkok (CPC) dari berbagai latar belakang dilantik dengan mengucapkan sumpah di Beijing,...
AFP/Yamil Lage.

Kuba Buat Vaksin Covid-19 Abdala dengan Efektivitas 92%

👤Lidya Tannia Bangguna 🕔Selasa 22 Juni 2021, 16:34 WIB
Soberana 2, suntikan tiga dosis lain yang sedang dikembangkan di Kuba, disebut 62% efektif setelah dua suntikan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya