Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTAGON melaporkan penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan kini telah mencapai lebih dari 50%.
“Sejak Presiden Joe Biden memerintahkan penarikan dari Afghanistan, April lalu, Departemen Pertahanan telah menarik sekitar 500 muatan material C-17,” kata Komando Pusat (Centcom) militer AS.
Militer AS ditugaskan memindahkan 2.500 tentaranya, 16.000 kontraktor sipil, dan ratusan ton peralatan yang berada di Afghanistan hingga 11 September, yang menandai peringatan 20 tahun serangan Al-Qaeda di New York dan Washington.
Baca juga: Suriah Aktifkan Pertahanan Udara Lawan Agresi Israel
Sejauh ini, Komando Pusat telah menyerahkan kendali enam instalasi militer kepada Kementerian Pertahanan Afghanistan, dengan militer AS belum mundur dari Pangkalan Udara Bagram, yang terletak sekitar 50 km timur laut Kabul.
"Kami mengantisipasi transfer tambahan pangkalan dan aset militer di masa depan," tutur Centcom.
Militer AS menyatakan mereka tidak akan lagi mengeluarkan perkiraan persentase penarikan. (Straitstimes/OL-1)
Tiongkok merespons permintaan Donald Trump terkait pengamanan Selat Hormuz. Beijing desak penghentian operasi militer dan fokus pada stabilitas ekonomi global.
Pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait diserang drone, menghancurkan aset udara Italia. Serangan terjadi di tengah retaliasi Iran pascakematian Ali Khamenei.
Iran tegaskan kendali penuh atas Selat Hormuz dan menantang AS kirim kapal perang ke Teluk Persia. Simak eskalasi konflik Iran-AS terbaru di sini.
AS prediksi perang melawan Iran berakhir dalam hitungan minggu. Namun, Teheran tegaskan siap bertempur panjang tanpa negosiasi. Simak update selengkapnya
Mengapa AS-Israel sulit mengambil alih Selat Hormuz dari Iran? Analisis taktik asimetris, risiko ekonomi global, dan alasan keterlibatan sekutu internasional.
Analisis mendalam strategi pertahanan Iran 2026 pasca kematian Ali Khamenei. Mengapa struktur IRGC dan doktrin "Mosaic Defense" membuat Iran tetap tangguh?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved