Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kartu Vaksinasi Palsu Beredar di California

Basuki Eka Purnama
20/5/2021 10:35
Kartu Vaksinasi Palsu Beredar di California
Seorang warga menunjukkan kartu vaksinasi covid-19 saat membeli tiket bioskop di Washington, AS.(AFP/ Nathan Howard/Getty Images)

PEMERINTAH Negara Bagian California, Rabu (19/5), mengeluarkan peringatan agar warga tidak mencetak atau membeli kartu vaksinasi covid-19 palsu dari internet karena hal itu ilegal dan bisa mengancam kesehatan masyarakat di tengah pandemi.

"Kartu vaksinasi palsu dijual bagi mereka yang ingin mengaku sudah divaksinasi," ujar Jaksa Negara Bagian Rob Bonta.

"Kartu palsu itu mengancam kesehatan dan keselamatan warga California. Selain itu hal itu juga ilegal," lanjutnya.

Baca juga: Vaksin Pfizer-BioNTech dapat Disimpan di Lemari Es Selama Sebulan

Bonta meminta warga melaporkan kartu vaksinasi palsu.

Dia kemudian memperingatkan agar warga California tidak mengunggah gambar kartu vaksinasi mereka di media sosial karena informasi pribadi itu bisa dicuri.

Seluruh warga California ditawarkan vaksin covid-19 secara gratis dan mereka akan menerima kartu vaksinasi setelah suntikan pertama.

Media massa Amerika Serikat (AS) melaporkan warga AS yang menolak divaksinasi telah mengunggah tutorial di laman daring dan forum percakapan mengenai cara membuat kartu vaksinasi palsu.

Seorang pemilik bar di Clemets, California, Mei lalu, ditangkap karena membuat dan menjual kartu vaksinasi seharga US$20.

Kartu vaksinasi, rencananya, akan diperlukan untuk menghadiri acara publik di California.

Salah satunya adalah Stadion Hollywood Bowl di Los Angeles. Stadion, yang biasa digunakan untuk konser itu, menyediakan 85% kapasitas mereka untuk warga yang telah divaksin. Sisanya harus membawa hasil tes negatif yang dilakukan dalam tempo kurang dari 72 jam sebelum konser. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya