Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Israel mengaku melancarkan serangan artileri ke arah Libanon, Senin (17/5), sebagai balasan atas serangan roket dari negara tetangga mereka itu.
"Enam serangan roket diidentifikasi dari Libanon tapi tidak berhasil mencapai wilayah Israel," ujar militer Israel dalam sebuah pernyataan resmi.
"Kami kemudian melancarkan serangan artileri ke sumber serangan roket itu," imbuh militer Israel.
Baca juga: Gedung Putih Sebut Biden Dukung Gencatan Senjata di Israel
Seorang juru bicara militer Libanon mengatakan serangan roket itu diluncurkan dari wilayah selatan Libanon ke arah Israel.
"Tiga roket tiper Grad ditembakkan dari area pertanian Sheebaa, yang terletak tidak jauh dari perbatasan dengan Israel," ujar sumber di militer Libanon.
Aksi demonstrasi digelar di wilayah selatan Libanon, yang dikuasai Hezbollah, musuh Israel, memprotes serangan udara Israel terhadap kelompok Hamas di Jalur Gaza.
Sekitar 200 orang tewas dalam baku tembak di Jalur Gaza antara kelompok Hamas dan militer Israel. (AFP/OL-1)
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved