Rabu 12 Mei 2021, 12:10 WIB

PM India Modi tak Hadiri Pertemuan G7 karena Situasi Covid-19

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
PM India Modi tak Hadiri Pertemuan G7 karena Situasi Covid-19

AFP/ DIPTENDU DUTTA
PM India Narendra Modi

 

PERDANA Menteri India Narendra Modi tidak akan melakukan perjalanan ke Inggris untuk menghadiri KTT kelompok negara kaya G7 yang digelar bulan depan karena situasi pandemi covid-19 di India.

India bukan bagian dari G7, tetapi diundang ke pertemuan tersebut oleh Inggris, yang memegang jabatan presiden bergilir G7 sepanjang tahun 2021.

"Sambil menghargai undangan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk menghadiri KTT G7 sebagai Undangan Khusus, mengingat situasi covid-19 yang berlangsung, telah diputuskan Perdana Menteri tidak akan menghadiri KTT G7," kata Kementerian Luar Negeri India dalam sebuah pernyataan.

Keputusan untuk tak menghadiri KTT para pemimpin di Cornwall, Inggris, datang ketika India melaporkan 329.942 kasus baru dan 3.876 kematian baru.

Rata-rata tujuh hari kasus baru di India kemarin berada di rekor tertinggi 390.995 dan otoritas kesehatan internasional memperingatkan bahwa varian yang pertama kali terdeteksi di negara itu menimbulkan kekhawatiran global.

Baca juga:  PM Modi Semakin Ditekan untuk Serukan Penguncian Nasional

Total infeksi virus korona di India sekarang mencapai 22,99 juta, sementara total kematian naik menjadi 249.992. Para ahli mengatakan kematian covid-19 India hampir pasti banyak yang tidak dilaporkan.

Modi telah dikritik karena mengizinkan pertemuan besar di festival keagamaan dan mengadakan rapat umum pemilihan besar selama dua bulan terakhir bahkan ketika kasus-kasus meningkat.

Keputusan India juga muncul setelah adanya ketakutan akan virus dalam delegasi kementerian luar negeri India pada awal Mei.

Menteri Luar Negeri Subrahmanyam Jaishankar, yang telah melakukan perjalanan ke Inggris untuk pertemuan G7 dengan mitranya, mengatakan bahwa dia akan menghindari pertemuan langsung setelah kemungkinan terpapar kasus positif.

Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan bergabung dengan para pemimpin lain pada KTT G7 yang dipimpin oleh Johnson pada 11-13 Juni.(Straitstimes/OL-5)

Baca Juga

AFP/Pedro Rocha.

Adu Argumen Anggota Parlemen Italia tentang RUU Homofobia

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:55 WIB
Di Italia yang secara tradisional Katolik, Vatikan secara historis memiliki pengaruh besar, tetapi tetap relatif tenang ketika parlemen...
AFP/Alessandra Tarantino.

Vatikan Protes terhadap Rancangan UU Homofobia Italia

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:48 WIB
Aturan itu berusaha menghukum tindakan diskriminasi dan hasutan untuk melakukan kekerasan terhadap kaum gay, lesbian, transgender, dan...
abc.net.au

Duterte Ancam Bakal Penjarakan Penolak Vaksin

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 21:00 WIB
Pernyataan Duterte bertentangan dengan pejabat pemerintah yang mengatakan bahwa meski masyarakat diminta untuk bersedia...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya