Rabu 21 April 2021, 07:14 WIB

Presiden Ukraina Ajak Putin Bertemu di Ukraina Timur

Nur Aivanni | Internasional
Presiden Ukraina Ajak Putin Bertemu di Ukraina Timur

AFP/Bertrand GUAY
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

 

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky, Selasa (20/4), mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bertemu di Ukraina timur yang dilanda perang, dengan menekankan bahwa jutaan nyawa dipertaruhkan dari pertempuran baru dalam konflik separatis.

Tawaran untuk pembicaraan tersebut datang menyusul gejolak dalam bentrokan antara tentara Ukraina dan separatis pro-Rusia yang mengendalikan dua wilayah di timur negara itu, yang meningkatkan kekhawatiran akan peningkatan besar dalam perang yang membara.

Dalam pidatonya kepada rakyatnya, Zelensky mengatakan negosiator Ukraina dan Rusia baru-baru ini membahas rencana para pejabat untuk melakukan perjalanan ke garis depan konflik untuk menilai situasinya.

Baca juga: Berselisih dengan Rusia, Rep Ceko Tolak Rosatom dan Sputnik V

"Saya siap melangkah lebih jauh dan mengundang Anda untuk bertemu di bagian mana pun di Donbass Ukraina, tempat perang sedang berlangsung," kata Zelensky.

Presiden Ukraina, yang terpilih pada 2019 dengan janji mengakhiri konflik tersebut, menuduh Rusia berpartisipasi dalam negosiasi perdamaian sementara menumpuk pasukan di perbatasan Ukraina.

"Sejumlah besar pasukan Rusia terkonsentrasi di dekat perbatasan kita," katanya. "Secara resmi, Rusia menyebut itu latihan militer. Secara tidak resmi, seluruh dunia menyebut itu pemerasan."

"Presiden Rusia pernah berkata bahwa jika pertempuran tidak dapat dihindari, Anda harus menyerang terlebih dahulu. Tetapi setiap pemimpin perlu memahami bahwa pertempuran tidak boleh terjadi ketika itu menyangkut perang nyata dan jutaan nyawa manusia," tuturnya.

Ukraina, Uni Eropa, dan Amerika Serikat (AS), baru-baru ini, menyuarakan peringatan atas ketegangan baru dan menuduh Rusia mengerahkan puluhan ribu personel militer di perbatasan utara dan timur negara bekas Soviet itu.

Uni Eropa, Senin (19/4), memperkirakan jumlah pasukan Rusia di sepanjang perbatasan Ukraina lebih dari 100.000 selama pembicaraan dengan menteri luar negeri Ukraina, yang mendorong negara-negara Barat untuk menyerang Rusia dengan sanksi ekonomi yang lebih dalam atas konflik tersebut.

Kiev telah memerangi separatis pro-Rusia di wilayah Donetsk dan Lugansk timur sejak 2014, setelah aneksasi Moskow atas semenanjung Krimea.

Konflik tersebut, yang telah merenggut lebih dari 13.000 nyawa, telah menyebabkan 30 tentara Ukraina tewas sejak awal tahun, dibandingkan dengan 50 di sepanjang tahun 2020.

Negosiator Ukraina dan Rusia bertemu awal pekan ini dan juga pada Selasa, meskipun mereka sejauh ini gagal mendapatkan terobosan apa pun.

Zelensky mengatakan, dalam pidatonya kepada bangsanya, bahwa meskipun Ukraina tidak menginginkan perang, negara itu siap untuk berperang.

"Akankah Ukraina mempertahankan diri jika terjadi sesuatu? Selalu. Prinsip kami sederhana: Ukraina tidak memulai perang terlebih dahulu, tetapi Ukraina selalu bertahan hingga yang terakhir," tegasnya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi Bertolak ke Ukraina Lewat Jalur Darat dari Polandia

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 28 Juni 2022, 19:11 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah menjelaskan rencana perjalanan Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Jokowi dan rombongan...
AFP/Alexey DRUZHININ / SPUTNIK

Kepastian Kehadiran Vladimir Putin di KTT G20 Bukti Indonesia Dihormati dan Diperhitungkan

👤Adiyanto 🕔Selasa 28 Juni 2022, 17:09 WIB
Kehadiran Putin juga menunjukkan bahwa Rusia masih memandang Indonesia sebagai sahabat lama yang dihormati dan...
ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev/Handout

Kunjungi Ukraina dan Rusia, Indonesia Buka Jalan Rekonsiliasi

👤Andhika prasetyo 🕔Selasa 28 Juni 2022, 17:08 WIB
Indonesia tengah memainkan peran sebagai 'true friend' yang tidak segan menegur sahabat demi suatu kebaikan yang lebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya