Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGARA-NEGARA NATO, Rabu (14/4), sepakat mulai menarik pasukan mereka dari Afghanistan pada 1 Mei setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan menarik pasukan mereka pada September mendatang.
"Penarikan pasukan ini akan dilakukan dengan tertib dan terkoordinasi," ujar NATO dalam sebuah pernyataan resmi pascapertemuan menteri pertahanan dan menteri luar negeri.
"Kami berencana menyelesaikan penarikan pasukan itu dalam tempo beberapa bulan," imbuh organisasi itu.
Baca juga: Khamenei Peringatkan Agar Pembicaraan Nuklir tidak Berlarut-larut
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pasukan sekutu datang ke Afghanistan bersama-sama sehingga akan menarik pasukan juga secara bersama-sama.
"Ini bukanlah keputusan mudah dan pasti ada risikonya," ujar Stoltenberg.
"Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, kami menghadapi dilema. Karenanya, jika kami tidak menarik pasukan, NATO harus bersiap berkomitmen jangka panjang yang berarti lebih banyak lagi personel militer yang diterjunkan," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden, Rabu (14/4), mengumumkan Washington akan menarik 2.500 pasukan yang tersisa di Afghanistan pada 11 September, 20 tahun sejak aksi penyerangan yang memicu perang terlama AS itu.
Penarikan pasukan itu mundur lima bulan dari tenggat 1 Mei yang disepakati antara mantan Presiden AS Donald Trump dengan kelompok Taliban.
Sebanyak 9.600 pasukan asing di Afghanistan, yang terdiri dari pasukan NATO dan AS, mencakup personel dari 36 negara NATO. (AFP/OL-1)
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington tengah menjajaki kerangka kesepakatan baru terkait Greenland dan wilayah Arktik.
SETELAH dua pekan ketegangan diplomatik yang dipicu retorika keras Presiden AS Donald Trump soal Greenland, situasi mulai mereda menyusul peran NATO yang mendorong dialog.
PIDATO Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, memicu gelombang diskusi global. Ini fakta-faktanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved