Rabu 14 April 2021, 09:51 WIB

Moderna Klaim Vaksin Mereka Beri Perlindungan Enam Bulan

Basuki Eka Purnama | Internasional
Moderna Klaim Vaksin Mereka Beri Perlindungan Enam Bulan

AFP/Steve Parsons
Seorang petugas medis menunjukkan vaksin covid-19 Moderna di London, Inggris.

 

MODERNA, Selasa (13/4), mengklaim vaksin covid-19 buatan mereka masih menunjukkan perlindungan yang kuat hingga enam bulan setelah pemberian dosis kedua, dengan akurasi lebih dari 90% terhadap semua kasus covid-19 dan lebih dari 95 persen terhadap covid-19 yang parah.

Produsen vaksin tersebut, yang akan memaparkan pembaharuan tentang kemajuan vaksin buatan mereka, Rabu (14/4), menyebutkan tindak lanjut enam bulan dari riset vaksin tahap awal menunjukkan bahwa keampuhan vaksin masih konsisten dengan pembaharuan sebelumnya.

Perusahaan juga mulai menguji vaksin versi baru yang menargetkan varian baru covid-19 yang mengkhawatirkan, yang mulanya teridentifikasi di Afrika Selatan dan yang disebut B.1.351.

Baca juga: Kasus Covid Masih Tinggi Belanda akan Perpanjang Lockdown

Menurutnya, kedua versi vaksin yang sedang diuji, termasuk vaksin multivalen yang mencampurkan vaksin model baru dengan vaksin yang sudah
ada, meningkatkan titer antibodi penetral terhadap varian yang menjadi perhatian pada tikus, dengan vaksin multivalen yang memberikan tingkat imunitas yang paling luas.

Pada Maret lalu, Moderna mulai menguji tiga pendekatan untuk memperkuat vaksin agar melindungi terhadap varian baru.

Vaksin covid-19 Moderna mengantongi izin penggunaan vaksin di lebih dari 40 negara. Vaksin itu menggunakan teknologi messenger RNA (mRNA), yang mengandung arahan untuk sel manusia agar menghasilkan protein yang menyerupai virus korona.

Arahan tersebut memacu sistem imun untuk bereaksi, mengubah tubuh menjadi pabrik vaksin penangkal virus. Tidak ada virus asli yang terkandung dalam vaksin tersebut.

Perusahaan yang berbasis di Cambridge, Massachusetts itu mengatakan, hingga Senin (12/4), pihaknya telah mengirim sekitar 132 juta dosis secara global, termasuk 117 juta dosis di Amerika Serikat (AS).

Disebutkan pula bahwa Moderna sedang berupaya memasok 300 juta dosis ke AS hingga akhir Juli. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/MOHAMMED ABED

Krisis Membayangi Jalur Gaza

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 17 Mei 2021, 18:46 WIB
Enam dari 10 jalur listrik Gaza padam dan pasokan telah lebih dari setengahnya, menurut juru bicara Perusahaan Distribusi Listrik Gaza...
Tiziana FABI / AFP

Sikapi Aneksasi Israel, Paus: Semua Manusia Diciptakan Setara

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 17 Mei 2021, 13:23 WIB
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan 10 wanita dan delapan anak termasuk di antara orang-orang yang tewas dalam serangan udara yang...
AFP

80% Warga Jepang Tolak Digelarnya Olimpiade Tokyo Tahun Ini

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 17 Mei 2021, 13:20 WIB
Jajak pendapat baru yang diterbitkan pada Senin (17/5) menunjukkan, lebih dari 80% warga Jepang menentang menjadi tuan rumah Olimpiade...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya