Minggu 11 April 2021, 20:48 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, PM India Luncurkan Festival Vaksinasi

mediaindonesia.com | Internasional
Kasus Covid-19 Melonjak, PM India Luncurkan Festival Vaksinasi

AFP
Di tengah melonjaknya kasus Covid-19, justru ribuan umat Hindu India memadati Sungai Gangga di Haridwar, sehari jelang ritual Kumbh Mela.

 

PERDANA Menteri (PM) India Narendra Modi meluncurkan Festival Vaksinasi pada Minggu (11/4) saat negara itu mencatat rekor lonjakan infeksi Covid-19 sebanyak 152.879 kasus.

Selain itu, beberapa negara bagian di wilayah India tengah mempertimbangkan pembatasan atau lockdown yang lebih ketat untuk memperlambat penyebaran virus korona.

“Saat ini kita harus bergerak menuju pemanfaatan kapasitas vaksinasi negara secara optimal,” kata Modi dalam surat terbuka.

India telah menyuntikkan lebih dari 100 juta dosis vaksin Covid-19 sejak pertengahan Januari, terbanyak setelah Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Tetapi beberapa negara bagian India mengeluhkan kekurangan vaksin, meskipun imunisasi saat ini dibatasi hanya untuk sekitar 400 juta dari 1,35 miliar warga India.

Lonjakan infeksi gelombang kedua, yang telah menyebar jauh lebih cepat daripada yang pertama yang mencapai puncaknya pada September 2020 telah memaksa banyak negara bagian untuk memberlakukan pembatasan baru aktivitas publik.

Pemerintah Negara Bagian Maharashtra yang merupakan rumah bagi ibu kota keuangan Mumbai memiliki jumlah kasus tertinggi di India.

Pemerintah Maharashtra mengatakan pihaknya mungkin akan memberlakukan langkah-langkah tambahan di luar penguncian akhir pekan yang akan berakhir lebih awal pada Senin (12/4).

"Untuk memutus rantai penularan Covid, sangat penting bahwa pembatasan ketat harus diberlakukan untuk jangka waktu tertentu," kata Kepala Menteri Maharashtra Uddhav Thackeray, Sabtu malam (10/4).

Pihak berwenang menyebut kebangkitan virus terutama disebabkan kerumunan orang dan keengganan warga untuk memakai masker, bahkan ketika unjuk rasa pemilu dan pertemuan keagamaan besar terus berlanjut dalam beberapa pekan terakhir.

Ribuan orang memadati tepi Sungai Gangga di kota utara Haridwar pada Minggu (11/4) untuk upacara keagamaan pagi selama Kumbh Mela, yang biasanya dihadiri hingga lima juta orang.

Pihak berwenang telah mewajibkan semua orang yang memasuki area tersebut untuk melakukan tes Covid-19. Namun, banyak umat berkumpul di tepi sungai suci tersebut tanpa memakai masker dan berdiri di tengah kerumunan yang padat.

Dengan lebih dari 13,35 juta kasus Covid-19, India mencatat infeksi tertinggi ketiga secara global, setelah Brasil dan AS. (Rtr/Antara/OL-09) 

Baca Juga

forbes.com

Maskapai Amerika Wajibkan Tes Covid-19 untuk Tujuan Italia

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 19 Mei 2021, 00:19 WIB
Pemerintah Italia melonggarkan sejumlah pembatasan dan persyaratan perjalanan terkait COVID-19 dalam upaya meningkatkan pariwisata musim...
politico.eu

Emmanuel Macron Gelar KTT Bahas Pemulihan Ekonomi Afrika

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:56 WIB
Untuk menemukan cara membiayai ekonomi Afrika yang dirugikan oleh pandemi COVID-19 dan membahas penanganan hutang miliaran dolar di benua...
ANTARA/Mohamad Hamzah

Normalisasi Hubungan OKI dengan Israel Hambat Perdamaian Palestina

👤Yunia 🕔Selasa 18 Mei 2021, 22:05 WIB
Ke depannya, Yon Machmudi menilai perlu ada langkah yang lebih konkret dari sekedar kecaman dari para negara anggota...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya