Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) menembakkan proyektil ke laut pada Kamis (25/3) pagi, kata militer Korea Selatan (Korsel). Aksi Korut itu diduga sebagai uji rudal balistik pertama mereka di era pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Jos Biden.
Kepala Staf Gabungan Korsel, dalam sebuah pernyataan resmi, mengatakan proyektil itu ditembakkan ke Laut Jepang atau yang disebut sebagai Laut Timur oleh Korsel.
Tidak dijelaskan mengenai tipe proyektil itu maupun jumlahnya.
Baca juga: Malaysia Pulangkan Sampah Plastik Asal AS
Korut dilarang mengembangkan rudal balistik berdasarkan resolusi PBB. Namun, "Negeri Juche' itu terus mengembangkan kemampuan tempur mereka dengan menguji rudal yang bisa mencapai wilayah AS seiring meningkatnya ketegangan antara kedua negara pada 2017.
Korut memiliki sejarah panjang menggunakan senjata sebagai provokasi dalam upaya mendapatkan keuntungan dari dunia.
Peluncuran proyektil pada Kamis (25/3) itu terjadi setelah Pyongyang menembakkan rudal jarak pendek nonbalistik ke arah Tiongkok pada akhir pekan lalu.
Aksi itu dilakukan sebagai tanggapan atas latihan militer gabungan AS dan Korsel serta kunjungan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ke Korsel.
Dalam lawatan ke Seoul, Blinken menegaskan pentingnya melakukan denuklirisasi di Korut. (AFP/OL-1)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved