Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Australia berencana untuk kembali mengevakuasi ribuan warganya dari pinggiran kota yang terkena banjir di wikayah barat Sydney pada Senin (22/3). Banjir ini ditetapkan menjadi yang terburuk dalam 60 tahun dan hujan deras diperkirakan masih akan terus berlangsung.
Hujan yang mengguyur selama tiga hari terakhir membanjiri sungai di negara bagian New South Wales (NSW) wilayah terpadat di Australia, menyebabkan kerusakan yang meluas dan memicu seruan untuk evakuasi massal.
"Banjir kemungkinan akan lebih tinggi daripada banjir sejak November 1961," kata layanan darurat NSW dalam tweet Minggu malam.
Pihak berwenang memperkirakan cuaca buruk akan berlanjut hingga Rabu (24/3). Banjir yang bergerak cepat menghancurkan rumah-rumah, menyapu kendaraan dan hewan ternak, serta merendam jalan, jembatan, rumah, dan peternakan.
Layanan darurat NSW melaporkan, hampir 2.000 orang telah dievakuasi dari daerah dataran rendah.
Sebagian besar pantai timur negara itu akan dilanda hujan lebat mulai Senin (22/3) karena kombinasi dataran rendah tropis di utara Australia Barat dan palung pantai di lepas pantai NSW, menurut biro cuaca.
"Kedua umpan kelembaban ini bergabung dan akan menciptakan hujan dan badai multi-negara mulai Senin," kata Biro Meteorologi dalam sebuah pernyataan.
Peringatan banjir parah telah dikeluarkan untuk sebagian besar NSW serta negara tetangga Queensland.
"Ini adalah badai dan banjir yang sangat, sangat serius dan sangat parah, dan ini juga merupakan sistem cuaca yang sangat kompleks. Jadi ini adalah waktu yang sangat sulit," kata Perdana Menteri Scott Morrison.
Sydney pada hari Minggu mencatat hari terbasah dalam setahun dengan curah hujan hampir 111mm, sementara beberapa daerah di pantai utara NSW dilanda hampir 900mm hujan dalam enam hari terakhir, lebih dari tiga kali rata-rata bulan Maret, menurut data pemerintah. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
Sebanyak 67 duta bahasa Indonesia akan diterjunkan ke 53 institusi pendidikan, mencakup sekolah dan universitas di berbagai wilayah Australia.
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Rentetan serangan hiu melanda pesisir New South Wales, Australia. Otoritas peringatkan warga menjauhi laut dan sungai akibat air keruh pasca-hujan lebat.
Tragis, seorang turis perempuan asal Kanada ditemukan tewas di Pulau K'gari, Australia. Jenazahnya ditemukan dikelilingi sekitar 10 dingo di tepi pantai.
Skandal sensor melanda Adelaide Festival setelah Dr. Randa Abdel-Fattah dilarang tampil. Sebanyak 180 penulis, termasuk Jacinda Ardern, mundur sebagai bentuk protes.
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
PERMUKIMAN warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, terendam banjir hingga ketinggian air mencapai 120 cm akibat luapan Kali Sunter, pada Kamis (22/1) malam.
Banjir yang melumpuhkan kawasan Cawang, Kamis (22/1) pagi ini berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
KCIC menyampaikan hujan lebat di wilayah Jakarta menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan DI Panjaitan yang merupakan salah satu akses menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Menghadapi potensi banjir yang meluas di wilayah Jabodetabek, warga diimbau untuk segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal resmi.
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) dini hari menyebabkan banjir setinggi 70 sentimeter (cm) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur.
SUKU Dinas Bina Marga Jakarta Barat menyampaikan bahwa banjir yang menggenangi jalan layang (flyover) Pesing, Jalan Daan Mogot, Kamis (22/1), diakibatkan oleh sumbatan pipa pembuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved