Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak mentah Brent dilaporkan melonjak di atas US$71 per barel atau naik 2,6% di London ICE Futures Exchange, setelah Arab Saudi mengatakan terminal minyak mentah terbesar di dunia diserang, meskipun produksi minyak dikatakan tidak terpengaruh signifikan setelah serangan tersebut.
Sedangkan, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik US$2,26 atau 3,5 persen menjadi US$66,09 per barel di New York Mercantile Exchange.
"Ini adalah perpaduan sempurna dari berita bullish saat ini," kata Warren Patterson, kepala strategi komoditas di ING Bank NV di Singapura.
"Tampaknya serangan ini semakin sering terjadi, sehingga pasar mungkin perlu menentukan harga dalam beberapa premi risiko," tambahnya dikutip dari Bloomberg, Senin (8/3).
Kerajaan Arab Saudi mengungkapkan, tangki penyimpanan di Ras Tanura di pantai Teluk negara itu menjadi sasaran pada hari Minggu oleh pesawat tak berawak atau drone dari laut. Terminal ini dikatakan mampu mengekspor kira-kira 6,5 ??juta barel per hari atau disebut hampir 7% dari permintaan minyak dunia.
Serangan itu menyusul meningkatnya permusuhan baru-baru ini di wilayah Timur Tengah setelah pemberontak Houthi Yaman melancarkan serangkaian serangan ke Arab Saudi.
Pemerintahan baru AS juga dikabarkan telah melakukan serangan udara di Suriah bulan lalu di situs-situs yang katanya terkait dengan kelompok-kelompok yang didukung Iran.
Kenaikan reli harga minyak juga disebut didorong oleh keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan Arab Saudi yang menjaga pasokan minyak dengan tidak meningkatkan pasokan pada April 2021.
baca juga: Houthi Tembakkan Rudal dan Drone ke Fasilitas Minyak Saudi
Langkah tersebut mendorong sejumlah bank investasi untuk menaikkan perkiraan minyak harga mereka. Aeperti yang direncanakan oleh Goldman Sachs Group Inc, yang memperkirakan patokan global Brent akan mencapai US$ 80 per barel pada kuartal ketiga 2021. Serangan hari Minggu disebut dinilai menjadi hal paling serius terhadap instalasi minyak di Arab Saudi sejak fasilitas dua ladang minyak diserang pada September 2019. Serangan itu diklaim oleh pemberontak Houthi, meskipun Riyadh menuding Iran. (Bloomberg/OL-3)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia atau KBRI di Riyadh menyampaikan tidak menggelar salat Ied atau salat Idul Fitri 1447 H/2026 M secara berjamaah karena konfisi konflik di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kepulangan sejumlah jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Arab Saudi.
Senator AS Lindsey Graham ancam putus kerja sama pertahanan jika Arab Saudi menolak gabung perang Iran. Riyadh dan UEA tegaskan wilayahnya tak boleh dipakai menyerang.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema kerja bekerja dari rumah (work from home) atau WFH dampak dari kenaikan harga minyak.
Airlangga menilai, penerapan WFH berpotensi memberikan penghematan signifikan terhadap konsumsi bahan bakar, khususnya dari sektor transportasi.
Hubungan AS-Inggris memanas. Presiden Trump sebut Inggris mengecewakan karena enggan terlibat aktif dalam pengamanan Selat Hormuz.
HARGA minyak dunia sempat anjlok tajam di tengah konflik Amerika Serikat dan Iran setelah pernyataan Presiden Donald Trump yang mengisyaratkan perang bisa segera berakhir.
Bursa Asia rontok setelah IRGC ancam harga minyak tembus US$200. Nikkei dan KOSPI anjlok di atas 7% akibat kekhawatiran inflasi global pasca serangan AS-Israel ke Iran.
Harga minyak dunia melonjak tajam pada Jumat setelah meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat konflik Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved