Senin 08 Maret 2021, 10:48 WIB

Serangan Rudal di Arab, Harga Minyak Dunia Melambung di Atas US$71

Insi Nantika Jelita | Internasional
Serangan Rudal di Arab, Harga Minyak Dunia Melambung di Atas US$71

AFP/Mohammed HUWAIS
Kelompok pemberonrak Houthi Yaman dituding sebagai penyerang terminal minyak mentah Arab Saudi.

 

HARGA minyak mentah Brent dilaporkan melonjak di atas US$71 per barel atau naik 2,6% di London ICE Futures Exchange, setelah Arab Saudi mengatakan terminal minyak mentah terbesar di dunia diserang, meskipun produksi minyak dikatakan tidak terpengaruh signifikan setelah serangan tersebut.

Sedangkan, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik US$2,26 atau 3,5 persen menjadi US$66,09 per barel di New York Mercantile Exchange.

"Ini adalah perpaduan sempurna dari berita bullish saat ini," kata Warren Patterson, kepala strategi komoditas di ING Bank NV di Singapura.

"Tampaknya serangan ini semakin sering terjadi, sehingga pasar mungkin perlu menentukan harga dalam beberapa premi risiko," tambahnya dikutip dari Bloomberg, Senin (8/3).

Kerajaan Arab Saudi mengungkapkan, tangki penyimpanan di Ras Tanura di pantai Teluk negara itu menjadi sasaran pada hari Minggu oleh pesawat tak berawak atau drone dari laut. Terminal ini dikatakan mampu mengekspor kira-kira 6,5 ??juta barel per hari atau disebut hampir 7% dari permintaan minyak dunia.

Serangan itu menyusul meningkatnya permusuhan baru-baru ini di wilayah Timur Tengah setelah pemberontak Houthi Yaman melancarkan serangkaian serangan ke Arab Saudi.

Pemerintahan baru AS juga dikabarkan telah melakukan serangan udara di Suriah bulan lalu di situs-situs yang katanya terkait dengan kelompok-kelompok yang didukung Iran.

Kenaikan reli harga minyak juga disebut didorong oleh keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan Arab Saudi yang menjaga pasokan minyak dengan tidak meningkatkan pasokan pada April 2021.

baca juga: Houthi Tembakkan Rudal dan Drone ke Fasilitas Minyak Saudi

Langkah tersebut mendorong sejumlah bank investasi untuk menaikkan perkiraan minyak harga mereka. Aeperti yang direncanakan oleh Goldman Sachs Group Inc, yang memperkirakan patokan global Brent akan mencapai US$ 80 per barel pada kuartal ketiga 2021. Serangan hari Minggu disebut dinilai menjadi hal paling serius terhadap instalasi minyak di Arab Saudi sejak fasilitas dua ladang minyak diserang pada September 2019. Serangan itu diklaim oleh pemberontak Houthi, meskipun Riyadh menuding Iran. (Bloomberg/OL-3)

Baca Juga

AFP/Dimitar DILKOFF

Biden Sebut Perlakuan terhadap Navalny tidak Adil

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 18 April 2021, 10:27 WIB
Pria berusia 44 tahun itu dijebloskan ke penjara pada Februari atas vonis 2,5 tahun dalam kasus penggelapan...
AFP/Michal Cizek

Rep Ceko Usir 18 Doplomat Rusia Terkait Ledakan 2014

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 18 April 2021, 10:18 WIB
Perdana Menteri Rep Ceko Andrej Babjis mengatakan otoritas Rep Ceko memiliki bukti yang mengaitkan personel GRU dari unit 29155 dengan...
AFP/Miguel SCHINCARIOL

Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Dunia Lampaui 3 Juta

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 18 April 2021, 09:27 WIB
Rata-rata lebih dari 12.000 kematian tercatat secara global setiap hari dalam sepekan terakhir, dengan jumlah keseluruhan melebihi 3 juta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya