Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-bangsa (PBB) memperkirakan vaksin covid-19 buatan AstraZeneca yang sedang dalam tahap akhir peninjauan untuk masuk daftar penggunaan darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mendapat izin itu pada pertengahan Februari.
Hal itu disampaikan dalam pengarahan bersama dengan panel ahli Kelompok Penasehat Strategis (SAGE) WHO tentang imunisasi. Para pejabat organisasi kesehatan dunia itu merekomendasikan vaksin AstraZeneca untuk digunakan secara luas. WHO menekankan manfaatnya lebih besar daripada risikonya.
"Kami berharap (rekomendasi) ini akan segera diikuti oleh daftar penggunaan darurat dari produk (vaksin AstraZeneca) ini," kata kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan dalam penjelasannya.
Baca juga: Afsel Tunda Vaksinasi, WHO Minta Jangan Abaikan Vaksin AstraZeneca
Beberapa pihak mempertanyakan mengapa panel ahli WHO terus mendorong rekomendasi untuk penggunaan vaksin AstraZeneca bahkan sebelum data, yang sangat ditunggu-tunggu, diperoleh dari uji klinis besar di Amerika Serikat terhadap vaksin tersebut.
Ketika menjawab pertanyaan itu, ketua SAGE untuk bidang imunisasi Alejandro Cravioto mengatakan data dari AS diperkirakan sampai Maret belum muncul.
"Ada ribuan orang yang meninggal karena infeksi virus corona tersebut, di banyak negara di dunia, setiap hari," kata Cravioto.
"Apa pun yang dapat kita lakukan untuk menggunakan produk yang mungkin mengurangi kasus infeksi sangat bisa dibenarkan, bahkan jika informasinya tidak (selengkap) seperti yang kita inginkan," ujar dia.(Ant/OL-5)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Menurut Esra, keberagaman sudut pandang inilah yang memicu munculnya ide-ide baru dan menciptakan keputusan yang lebih berkelanjutan.
Momentum Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.
AstraZeneca dan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) berkolaborasi memperkuat penanganan asma dengan digitalisasi yang menyeluruh.
Kemenkes dan AstraZeneca dalam penanganan penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes, kanker, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), infeksi virus RSV, penyakit ginjal kronis.
TEMA Hari Asma Sedunia 2025 yaitu Jadikan Perawatan Inhalasi Dapat Diakses oleh SEMUA ORANG! (Make Inhaled Treatments Accessible for ALL!).
Setiap tahun program BPTW melakukan penilaian terhadap berbagai organisasi lokal dan multinasional di Indonesia untuk memperkuat budaya tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved