Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN Uni Eropa (UE) untuk Urusan Luar Negeri Josep Borrell, Minggu (7/2), mengatakan Rusia menolak berdialog dengan UE. Karenanya, UE harus menyiapkan konsekuensi bagi Rusia, termasuk sanksi baru.
Dalam unggahan blog, Borrell mengatakan pengusiran tiga diplomat Uni Eropa saat dia melakukan lawatan dua hari ke Moskow menunjukkan bahwa Rusia tidak mau mengambil kesempatan untuk membuka dialog yang lebih konstruktif dengan UE.
Karenanya, imbuhnya, blok negara-negara Eropa itu harus menyiapkan konsekuensi bagi Rusia dan itu bisa mencakup sanksi.
Baca juga: Langgar Prokes, Perdana Menteri Yunani Jadi Sorotan
Lawatan Borrell, yang berakhir pada Sabtu (6/2), merupakan perjalanan kontroversial yang membelah 27 negara anggota UE dengan Prancis dan Jerman mendukung dialog dengan Kremlin.
Namun, negara Eropa lainnya bersikap lebih keras setelah Kremlin memenjarakan tokoh oposisi Alexei Navalny dan membubarkan demonstrasi yang berujung pada penangkapan lebih dari 10 ribu orang.
Lawatan Borrell berujung negatif ketika Moskow mengusir diplomat dari Polandia, Jerman, dan Swedia sebelum dia bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Mantan Menteri Luar Negeri Spanyol itu mendeskripsikan lawatannya sebagai 'sangat rumit' dan kembali ke Brussels dengan banyak kekhawatiran.
"Tampaknya Rusia semakin menjauhkan diri dari Rusia dan memandang nilai-nilai demokrasi sebagai ancaman," kata Borrell. (AFP/OL-1)
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved