Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSIN covid-19 yang diproduksi oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford mendapatkan rekomendasi persetujuan dari regulator obat-obatan Eropa. Vaksin tersebut diperuntukkan bagi orang berusia di atas 18 tahun.
Dengan demikian, vaksin buatan Astra-Oxford itu merupakan vaksin ketiga yang akan diizinkan untuk digunakan di Uni Eropa.
European Medicines Agency (EMA) menyebut vaksin AstraZeneca mendemonstrasikan kemanjuran sekitar 60% dalam uji coba yang menjadi dasar keputusan ini.
EMA juga menyebutkan belum ada hasil uji yang cukup terhadap orang-orang berusia di atas 55 tahun untuk menentukan seberapa baik vaksin itu bekerja untuk kelompok umur tersebut.
Baca juga: Brasil Setujui Vaksin Korona CoronaVac dan AstraZeneca-Oxford
Namun, EMA mengatakan perlindungan tetap perlu dilakukan dan vaksin dapat diberikan kepada orang-orang lansia.
"Dengan opini positif ketiga ini, kami telah memperluas gudang vaksin yang tersedia untuk negara-negara anggota Uni Eropa dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) untuk memerangi pandemi dan melindungi warga," kata Direktur Eksekutif EMA Emer Cooke.
Eropa sangat membutuhkan banyak vaksin virus korona untuk mempercepat program vaksinasinya, namun pemasok vaksin seperti AstraZeneca dan Pfizer menghadapi kesulitan dalam mengirimkan jumlah vaksin yang dijanjikan untuk awal tahun ini.
Vaksin covid-19 buatan AstraZeneca diberikan melalui dua suntikan ke lengan, suntikan kedua vaksin diberikan antara 4 hingga 12 minggu setelah yang pertama.
Pada Kamis (28/1), kekhawatiran atas efektivitas vaksin AstraZeneca bagi para lansia muncul saat komite vaksin Jerman mengatakan vaksin harus diberikan hanya kepada orang berusia antara 18 hingga 64 tahun, karena kurangnya data tentang seberapa efektif vaksin tersebut pada orang-orang yang lebih tua (di atas 64 tahun).(Ant/OL-5)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Menurut Esra, keberagaman sudut pandang inilah yang memicu munculnya ide-ide baru dan menciptakan keputusan yang lebih berkelanjutan.
Momentum Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.
AstraZeneca dan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) berkolaborasi memperkuat penanganan asma dengan digitalisasi yang menyeluruh.
Kemenkes dan AstraZeneca dalam penanganan penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes, kanker, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), infeksi virus RSV, penyakit ginjal kronis.
TEMA Hari Asma Sedunia 2025 yaitu Jadikan Perawatan Inhalasi Dapat Diakses oleh SEMUA ORANG! (Make Inhaled Treatments Accessible for ALL!).
Setiap tahun program BPTW melakukan penilaian terhadap berbagai organisasi lokal dan multinasional di Indonesia untuk memperkuat budaya tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved