Senin 11 Januari 2021, 06:47 WIB

Desakan Agar Trump Mundur Menguat

Nur Aivanni | Internasional
Desakan Agar Trump Mundur Menguat

AFP/Kena Betancur
Demonstran membawa balon Presiden AS Donald Trump dalam citra Tikus di Times Square, New York.

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi seruan yang meningkat dari dalam partainya sendiri untuk mundur. Kali ini, seruan tersebut datang dari salah satu senator Republik terkemuka Pat Toomey dari Pennsylvania.

"Perilaku itu keterlaluan dan harus ada pertanggungjawaban," seru Pat Toomey kepada CNN's State of the Union.

"Perilaku presiden setelah pemilu sangat berbeda dari perilakunya sebelum dia turun ke tingkat kegilaan dan terlibat dalam aktivitas yang benar-benar tidak terpikirkan dan tidak dapat dimaafkan," tuturnya.

Baca juga: Trump Terancam Pemakzulan Kedua

Pengunduran diri Trump, kata Toomey, adalah jalan terbaik ke depannya.

Toomey menjadi senator Republik kedua yang meminta Trump untuk mundur. Sebelumnya, Lisa Murkowski dari Alaska menjadi senator Republik pertama yang mendesak pengunduran diri Trump.

Dalam survei oleh ABC News dan Ipsos yang dipublikasikan, Minggu (10/1), 56% responden mengatakan Trump harus dicopot sebelum 20 Januari. Angka yang lebih tinggi, 67%, menganggap Trump bertanggung jawab atas kekerasan di Capitol AS.

Trump tetap berada di Gedung Putih pada Minggu (10/1), diam tanpa akun Twitter-nya dan bahkan terisolasi dari Wakil Presiden Mike Pence, menurut laporan.

Demokrat mengatakan sekitar 200 anggota parlemen mereka telah mendukung pemakzulan terhadap Trump, dengan pemungutan suara di DPR mungkin dilakukan awal pekan ini.

Tetapi, persidangan di Senat mungkin akan tertunda selama berbulan-bulan untuk membantu Biden menangani masalah mendesak bangsa tanpa hambatan.

Biro Investigasi Federal (FBI) dan otoritas lainnya terus mencari pendukung Trump yang menyerbu Capitol pada Rabu (6/1), setelah berulang kali klaim palsu presiden bahwa ia kalah dari Biden karena adanya kecurangan. Puluhan orang telah ditangkap. (The Guardian/AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Jerman Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet pada Anak

👤Ant 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:52 WIB
Kasus tersebut menimpa seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang tinggal serumah dengan dua orang dewasa yang...
AFP/GIORGIO VIERA

Republik Bela Trump yang Rumahnya Digeledah FBI

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 16:34 WIB
Politikus Partai Republik di DPR AS Kevin McCarthy mengatakan Departemen Kehakiman yang dipimpin Jaksa Agung Merrick Garland...
AFP

Tiongkok Rilis Buku Putih, Peringatkan Tidak akan Tolerir Separatis di Taiwan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 15:45 WIB
Dokumen tersebut menguraikan bagaimana Tiongkok bermaksud untuk mengklaim Wilayah Taiwan melalui berbagai insentif ekonomi dan tekanan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya