Sabtu 09 Januari 2021, 02:00 WIB

Jaksa AS Selidiki Peran Trump di Kerusuhan Capitol

Why/Aiw/CNN/The Guardian/X-7 | Internasional
Jaksa AS Selidiki Peran Trump di Kerusuhan Capitol

AFP/MICHAEL REYNOLDS
Pejabat Jaksa Agung AS, Michael Sherwin.

 

JAKSA Federal Amerika Serikat tengah menyelidiki dalang atau aktor utama kerusuhan di Gedung Capitol, termasuk Presiden Donald Trump.

Pejabat Jaksa Agung AS Michael Sherwin mengatakan ia dan tim bakal bergerak cepat untuk menuntut perusuh yang menduduki Gedung Capitol di Washington DC, Rabu (6/1). “Kami melihat semua aktor di sini. Siapa pun yang berperan dan terbukti melakukan kejahatan, mereka akan dituntut,” katanya kemarin (Kamis,7/1) waktu setempat.

Jaksa federal sejauh ini, lanjut Sherwin, telah mendakwa 38 orang yang terlibat dalam kerusuhan. Salah satunya seorang pria yang membawa senapan dan 11 bom molotov.

Sebanyak 15 di antaranya merupakan pendemo yang masuk ke Gedung Capitol tanpa izin dan mencuri beberapa properti di dalamnya.

Sementara 23 orang yang ditangkap sebagian besar berasal dari luar Washington DC. Namun, pengadilan AS memutuskan untuk memulangkan mereka ke kota masing-masing.

Mantan Kepala Staf Donald Trump yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Keamanan Dalam Negeri, John Kelly, mengatakan akan mencopot Presiden dari jabatannya jika dia masih di kabinet.

“Kabinet harus bertemu dan berdiskusi. Satu hal yang harus kita lakukan untuk kita di sini ialah hanya 13 hari lagi,” imbuhnya.

Kelly yang seri

JAKSA Federal Amerika Serikat tengah menyelidiki dalang atau aktor utama kerusuhan di Gedung Capitol, termasuk Presiden Donald Trump.

Pejabat Jaksa Agung AS Michael Sherwin mengatakan ia dan tim bakal bergerak cepat untuk menuntut perusuh yang menduduki Gedung Capitol di Washington DC, Rabu (6/1). “Kami melihat semua aktor di sini. Siapa pun yang berperan dan terbukti melakukan kejahatan, mereka akan dituntut,” katanya kemarin (Kamis,7/1) waktu setempat.

Jaksa federal sejauh ini, lanjut Sherwin, telah mendakwa 38 orang yang terlibat dalam kerusuhan. Salah satunya seorang pria yang membawa senapan dan 11 bom molotov.

Sebanyak 15 di antaranya merupakan pendemo yang masuk ke Gedung Capitol tanpa izin dan mencuri beberapa properti di dalamnya.

Sementara 23 orang yang ditangkap sebagian besar berasal dari luar Washington DC. Namun, pengadilan AS memutuskan untuk memulangkan mereka ke kota masing-masing.

Mantan Kepala Staf Donald Trump yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Keamanan Dalam Negeri, John Kelly, mengatakan akan mencopot Presiden dari jabatannya jika dia masih di kabinet.

“Kabinet harus bertemu dan berdiskusi. Satu hal yang harus kita lakukan untuk kita di sini ialah hanya 13 hari lagi,” imbuhnya.

Kelly yang sering berselisih dengan Presiden selama menjadi kepala staf menggambarkan Trump sebagai orang yang memiliki beberapa masalah karakter serius.

Sementara itu, Ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer telah menyerukan amendemen ke-25 untuk mencopot Presiden dari jabatannya. Namun, hal itu tampaknya tidak mungkin terjadi, mengingat sejumlah sekretaris kabinet ialah loyalis Trump.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump akhirnya mengakui bahwa pemerintahan baru akan dilantik pada 20 Januari dan menjanjikan transfer pemerintahan yang lancar, teratur, dan mulus.

Pernyataannya itu disampaikan dalam sebuah video yang diunggah di Twitter, lebih dari 24 jam setelah ia berhasil menghasut massa untuk menyerang Capitol AS guna membatalkan sertifikasi kemenangan Joe Biden dalam pemilu.

Trump mengawali pernyataannya dengan mengecam serangan di Capitol.

Sementara itu, Kepala Polisi Capitol AS, Steven Sund, mengundurkan diri dari jabatannya, menyusul kecaman luas atas kegagalan lembaga yang dipimpinnya dalam mencegah serangan kekerasan di Capitol AS. (Why/Aiw/CNN/The Guardian/X-7)

ng berselisih dengan Presiden selama menjadi kepala staf menggambarkan Trump sebagai orang yang memiliki beberapa masalah karakter serius.

Sementara itu, Ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer telah menyerukan amendemen ke-25 untuk mencopot Presiden dari jabatannya. Namun, hal itu tampaknya tidak mungkin terjadi, mengingat sejumlah sekretaris kabinet ialah loyalis Trump.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump akhirnya mengakui bahwa pemerintahan baru akan dilantik pada 20 Januari dan menjanjikan transfer pemerintahan yang lancar, teratur, dan mulus.

Pernyataannya itu disampaikan dalam sebuah video yang diunggah di Twitter, lebih dari 24 jam setelah ia berhasil menghasut massa untuk menyerang Capitol AS guna membatalkan sertifikasi kemenangan Joe Biden dalam pemilu.

Trump mengawali pernyataannya dengan mengecam serangan di Capitol.

Sementara itu, Kepala Polisi Capitol AS, Steven Sund, mengundurkan diri dari jabatannya, menyusul kecaman luas atas kegagalan lembaga yang dipimpinnya dalam mencegah serangan kekerasan di Capitol AS. (Why/Aiw/CNN/The Guardian/X-7)

Baca Juga

dok.mi

Presiden AAYG Dukung Pemerintah RI Wujudkan Perdamaian Dunia

👤mediandonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 14:45 WIB
Presiden Asian African Youth Government (AAYG), Respiratori Saddam Al Jihad mendukung pemerintah RI untuk terlibat aktif mewujudkan...
dok.AFP

Ukraina Klaim Sukses Buat Rusia Kelabakan di Krimea

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 11:21 WIB
Ukraina telah menyatakan kesuksesan atas sejumlah serangan di Krimea yang membuat Rusia panik. Kyiv akan melanjutkannya sampai kekuatan...
AFP/MOHAMMED ABED

Israel Akhirnya Akui Membunuh 5 Anak Palestina yang Sedang Bermain

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 10:52 WIB
Saat terjadinya serangan, militer Israel sempat mengklaim kelima anak itu tewas akibat terkena roket milik Jihad...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya