Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PBB menyuarakan kemarahan pada eksekusi terhadap seorang pria yang baru berusia 16 tahun ketika dia melakukan kejahatan yang dituduhkan. Hal tersebut menandai pelaku remaja keempat dihukum mati di negara itu pada tahun ini.
Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan bahwa Mohammad Hassan Rezaiee dieksekusi di Iran pada Kamis (31/12) pagi. Itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang Rezaiee atau kejahatan yang dia lakukan yang diduga dilakukan ketika dia berusia 16 tahun.
Namun, menurut Amnesty International, dia ditangkap pada 2007 sehubungan dengan penikaman fatal seorang pria dalam perkelahian. Dia pun menghabiskan lebih dari 12 tahun dalam penjara dengan hukuman mati.
"Eksekusi pelaku kejahatan anak-anak secara tegas dilarang di bawah hukum internasional dan Iran berkewajiban untuk mematuhi larangan ini," kata juru bicara kantor hak asasi PBB Ravina Shamdasani dalam pernyataan. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet mengutuk keras pembunuhan itu.
Shamdasani mengatakan kantor HAM kecewa karena eksekusi telah dilakukan meskipun ada upaya pihaknya untuk terlibat dengan Teheran dalam kasus tersebut.
"Ada tuduhan yang sangat meresahkan bahwa pengakuan paksa diambil melalui penyiksaan untuk menghukum Tuan Rezaiee," katanya. Ia menambahkan bahwa banyak kekhawatiran serius lain tentang pelanggaran hak-hak peradilan yang adil.
Dia mencatat bahwa eksekusi Rezaiee, pelaku kejahatan remaja keempat pada tahun ini, terjadi tak lama setelah serangkaian eksekusi lain di Iran. Eksekusi pada 12 Desember lalu terhadap pembangkang yang tinggal di Prancis, Ruhollah Zam, memicu protes internasional.
Pemerintah Barat menuduh Teheran menculiknya di luar negeri untuk mengadili dia. Shamdasani mencatat bahwa setidaknya delapan orang dieksekusi di penjara berbeda di seluruh negeri antara 19 dan 26 Desember saja.
Dia memperingatkan bahwa laporan yang belum dikonfirmasi menunjukkan bahwa setidaknya delapan orang lain berisiko eksekusi dalam waktu dekat. Banyak orang yang dihukum karena melakukan kejahatan sebagai anak di bawah umur sedang menunggu eksekusi di negara tersebut.
"PBB telah berulang kali mendesak Iran untuk menghentikan praktik mengerikan mengeksekusi pelaku pelanggaran anak, tetapi kami memahami bahwa setidaknya 80 pelaku anak masih menanti dalam hukuman mati," kata Shamdasani.
Bachelet, katanya, mendesak pihak berwenang Iran untuk menghentikan semua eksekusi pelanggar anak dan segera meninjau kasus mereka sesuai dengan hukum hak asasi manusia internasional." (AFP/OL-14)
Video terverifikasi mengungkap skala mengerikan tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstran. Jenazah menumpuk di rumah sakit meski internet diputus total.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 26 Januari 2026 Senin sore ditutup menguat di tengah potensi memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
Kelompok HAM Foro Penal mengonfirmasi pembebasan setidaknya 80 tahanan politik di Venezuela menyusul tekanan dari Amerika Serikat.
Menlu Abbas Araghchi klaim jumlah kematian pedemo hanya ratusan dan sebut ada plot untuk seret AS ke dalam konflik.
Presiden Donald Trump klaim Iran tunda eksekusi Erfan Soltani usai ancaman aksi militer AS.
Korban jiwa dalam kerusuhan di Iran melonjak drastis hingga 2.000 orang. Presiden AS Donald Trump menyerukan protes berlanjut dan siapkan opsi militer.
Petugas medis di Iran mengungkap situasi mengerikan di balik demonstrasi besar-besaran. Rumah sakit kewalahan menangani korban dengan luka tembak di kepala dan jantung.
MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah Indonesia bersyukur terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved