Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HANYA empat dari 10 warga Prancis yang mau mendapatkan suntikan vaksin covid-19. Hal itu terungkap dalam jajak pendapat yang dirilis pada Selasa (29/12) seiring kekhawatiran dengan lambatnya kampanye vaksinasi covid-19 di negara itu.
Menurut jajak pendapat yang digelar Ipsos Global Advisor bekerja sama dengan World Economic Forum, hanya 40% warga Prancis yang mau divaksinasi covid-19.
Hal itu membuat Prancis berada di belakang Rusia yang 43% warganya mau divaksinasi dan Afrika Selatan (53%). Sementara di Tiongkok, angka warga yang mau divaksinasi mencapai 80% dan Inggris (77%).
Baca juga: Overdosis Vaksin Covid-19, Petugas Kesehatan Jerman Dirawat
Takut akan efek samping menjadi alasan terbanyak warga Prancis menolak mendapatkan vaksin covid-19.
Di Amerika Serikat (AS), tempat kampanye massal vaksinasi covid-19, sebanyak 69% warga kini mau divaksinasi, naik dari sebelumnya pada Oktober lalu.
Prancis memulai kampanye vaksinasi covid-19 pada Minggu (27/12) bersama dengan mayoritas negara Eropa lainnya, dengan target pertama adalah penghuni panti jompo.
Namun, kurang dari 100 orang mendapatkan suntikan vaksinasi di Prancis di tiga hari pertama, jauh lebih lambat ketimbang di Jerman, atau pun AS dan Inggris.
Menangkal kritik di media sosial, seorang pejabat kementerian kesehatan Prancis mengatakan, "Kita tidak sedang lomba lari 100 meter melainkan maraton."
"Kami mengawali dengan sangat berhati-hati namun akan segera meningkatkan kecepatan dan melakukan vaksinasi dalam skala besar," imbuhnya. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved