Minggu 27 Desember 2020, 05:09 WIB

Hongaria Mulai Vaksinasi Covid-19 Sehari Lebih Cepat dari UE

Basuki Eka Purnama | Internasional
Hongaria Mulai Vaksinasi Covid-19 Sehari Lebih Cepat dari UE

AFP/Szilard KOSZTICSAK
Adrienne Kertesz, dokter di South Pest Central Hospital, Budapest, menjadi orang pertama yang disuntik vaksin covid-19 di Hongaria.

 

PEMERINTAH  Hongaria memulai vaksinasi covid-19 untuk warganya menggunakan vaksin buatan Pfizer dan BioNTech, Sabtu (26/12), satu hari lebih awal daripada negara anggota Uni Eropa lainnya.

Paket vaksin covid-19 pertama tiba di Hongaria, Sabtu (26/12) pagi. Jumlah dosis yang tersedia cukup diberikan untuk 4.875 orang, kata kantor berita resmi Hongaria, MTI.

Pengiriman vaksin ke Budapest, ibu kota Hongaria, dikawal kepolisian.

"Kami telah memulai vaksinasi untuk tenaga kesehatan sebagaimana telah direncanakan sebelumnya," kata juru bicara pemerintah Hongaria.

Baca juga: Jepang Perketat Kunjungan Karena Mutasi Covid-19

Vaksinasi tahap pertama digelar pada Sabtu (26/12) pagi di pusat penanggulangan covid-19, Rumah Sakit Pusat Del-Pest di Budapest, sementara pada siang harinya, vaksinasi berlangsung di rumah sakit utama lainnya di ibu kota, MTI melaporkan.

Tenaga kesehatan pertama yang divaksin adalah seorang dokter di Del-Pest, Adrienne Kertesz.

Otoritas kesehatan di Hongaria melaporkan 315.362 orang telah terkonfirmasi positif covid-19 dan 8.951 di antaranya meninggal dunia.

Lebih dari 6.000 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit sehingga membuat sistem layanan kesehatan di Hongaria kewalahan.

"Kami senang vaksin telah tiba," kata pasangan suami istri, Zsuzsa Takacs, 68, dan Antal Takacs, 75, saat ditemui tengah bermain tenis
meja di sebuah taman di Budapest.

"Kami akan divaksin karena anak perempuan kami melahirkan di Prancis bulan lalu dan kami sangat ingin mengunjungi mereka. Kami tidak berani pergi sebelum divaksin," kata Zsuzsa.

Hongaria memulai vaksinasi lebih cepat satu hari dibandingkan dengan Prancis, Jerman, Italia, Austria, Portugal, dan Spanyol. Negara-negara itu juga berencana akan segera memulai vaksinasi massal.

Pengiriman vaksin buatan Pfizer-BioNTech turut diiringi sejumlah tantangan, di antaranya vaksin harus selalu disimpan pada suhu minus 80 derajat Celsius. Pasalnya, virus itu dibuat dengan menggunakan m-RNA.

Inggris jadi salah satu negara pertama di dunia yang melakukan vaksinasi covid-19 massal buatan Pfizer dan BioNTech, awal bulan ini. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Gubernur Bali Tanggapi Komentar Senator Australia Terkait Kotoran Sapi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 07:38 WIB
Koster pun menduga Hanson tidak pernah datang ke Bali dan melihat langsung penanganan penyakit PMK di Pulau...
Pinterest.com

Penguncian Wilayah, 80 Ribu Lebih Turis Terjebak di Tiongkok

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 06:59 WIB
Lebih dari 80.000 turis terjebak di Sanya, sebuah kota resor pesisir di Provinsi Hainan, Tiongkok akibat penguncian wilayah...
AFP/Mahmud HAMS

Dewan Keamanan PBB Bahas Konflik di Gaza

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 05:57 WIB
Gencatan senjata yang dimotori oleh Mesir berhasil menghentikan aksi saling serang yang telah menewaskan 44 orang, termasuk 15 anak-anak,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya