Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa tiga penjaga perdamaian PBB telah dibunuh oleh kombatan tak dikenal di Republik Afrika Tengah (CAR). Berita itu muncul setelah koalisi pemberontak membatalkan gencatan senjata dan akan melanjutkan gerakannya di ibu kota.
"Tiga penjaga perdamaian dari Burundi tewas dan dua lainnya terluka menyusul serangan terhadap pasukan PBB dan pasukan pertahanan dan keamanan nasional Afrika Tengah," kata PBB dalam sebuah pernyataan pada Jumat.
Serangan itu terjadi di Dekoa di Prefektur Kemo dan di Bakouma di Prefektur Mbomou, katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengutuk keras insiden terbaru tersebut dan meminta otoritas CAR untuk menyelidiki serangan keji tersebut. Dia juga memperingatkan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB mungkin merupakan kejahatan perang.
Menjelang pemungutan suara, Presiden Faustin Archange Touadera menuduh pendahulunya Francois Bozize merencanakan kudeta. Bozize - yang berada di bawah sanksi PBB dan dilarang mencalonkan diri - membantah tuduhan itu.
Pada Selasa (22/12), seorang milisi merebut kota terbesar keempat di negara itu, sebelum direbut kembali oleh pasukan keamanan yang didukung oleh penjaga perdamaian PBB.
Kelompok pemberontak melancarkan serangan seminggu yang lalu dengan mengancam akan bergerak ke ibu kota Bangui, yang digambarkan oleh pemerintah sebagai percobaan kudeta.
Namun, gencatan senjata yang ditengahi menjelang pemilihan umum gagal pada Jumat dengan Coalition of Patriots for Change (CPC) mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan dorongannya ke ibu kota. CPC dibentuk pada 19 Desember oleh kelompok bersenjata yang menuduh Touadera berusaha memperbaiki suara.
Bentrokan kembali terjadi pada Jumat di Bakouma, menurut juru bicara pasukan penjaga perdamaian MINUSCA PBB Vladimir Monteiro. MINUSCA, pada Kamis, mengatakan bahwa 300 kontingen bala bantuan Rwanda telah tiba di negara itu.
Rusia, yang baru-baru ini menandatangani perjanjian kerja sama militer dengan pemerintah Touadera, juga telah mengirim setidaknya 300 instruktur militer untuk mendukung pasukan CAR menjelang pemungutan suara. (AFP/Nur/OL-09)
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Menteri Pertahanan Malaysia pastikan seluruh personel MALBATT 850-13 aman di Lebanon. Langkah pengamanan diperketat dan patroli dihentikan sementara akibat situasi darurat.
Kisah haru Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI UNIFIL yang gugur di Lebanon. Janji pulang bulan Mei terhenti oleh serangan Israel. Simak dedikasi sang pahlawan damai
Dia menilai semestinya sudah ada rotasi prajurit TNI yang bertugas di Libanon untuk misi perdamaian tersebut, baik jumlahnya dikurangi.
PBB nyatakan serangan terhadap UNIFIL di Lebanon sebagai pelanggaran Resolusi 1701. Tiga prajurit Indonesia gugur dalam tugas misi perdamaian akibat serangan artileri dan konvoi.
TNI mengonfirmasi dua prajurit misi perdamaian PBB UNIFIL gugur akibat insiden ledakan di Libanon Selatan yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan
Insiden terbaru terjadi pada Senin (30/3), ketika sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Peristiwa ini menyebabkan dua personel Indonesia gugur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved