Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden akan mencalonkan Lloyd Austin, seorang pensiunan Jenderal Angkatan Darat, sebagai Menteri Pertahanan.
Apabila usulan itu disetujui Senat AS, Austin akan menjadi orang kulit hitam pertama yang memimpin Pentagon. Pencalonan Austin dikonfirmasi empat sumber, yang mengetahui keputusan Biden walau belum diumumkan secara resmi.
Baca juga: Sikap Biden tentang Perjanjian Nuklir Panaskan Iran-Israel
Sebagai perwira militer yang mengabdi selama 41 tahun, Austin mungkin akan ditentang beberapa pihak di Kongres AS. Berikut, lembaga pertahanan yang menarik garis yang jelas antara kepemimpinan sipil dan militer Pentagon.
Biden sudah mengenal Austin sejak jenderal tersebut memimpin AS dan pasukan koalisi di Irak. Saat itu, Biden menjabat sebagai Wakil Presiden AS. Austin adalah komandan korps multinasional-Irak di Baghdad pada 2008, ketika Barack Obama terpilih sebagai Presiden AS. Dia kembali memimpin pasukan AS sepanjang 2010-2011.
Austin pensiun dari militer pada 2016 dan dikenal memiliki kepemimpinan yang kuat dan kecerdasan yang tajam. Saat Austin pension, Obama pun memuji karakter dan kompetensinya.
Baca juga: Trump Segera Keluarkan Perintah Eksekutif Prioritas Vaksin
Penunjukkan Austin sebagai Menteri Pertahanan harus mendapat konfirmasi dari Senat AS. Dia juga membutuhkan pengecualian khusus, lantaran hukum federal mewajibkan perwira militer menunggu tujuh tahun setelah pensiun. Sebelum akhirnya bisa menjabat sebagai Kepala Pentagon.
Aturan itu memandang hanya warga sipil yang boleh menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Pengecualian itu sudah terjadi dua kali. Terakhir kali diterapkan kepada Jenderal Jim Mattis, Menteri Pertahanan yang ditunjuk Presiden AS Donald Trump.(The Guardian/AFP/OL-11)
Presiden Donald Trump menyambut Lionel Messi dan Inter Miami di Gedung Putih. Trump puji Messi lebih hebat dari Pele dan sindir Joe Biden. Cek selengkapnya!
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved